Satu-satunya Terakreditasi A di TTS, SMK Kristen SoE Target 400 Siswa Baru
SMK Kristen SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (Kabupaten TTS) yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Kristen (Yanpenkris) Tois Neno menargetkan 400 siswa diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.

TIMOR TENGAH SELATAN – SMK Kristen SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (Kabupaten TTS) yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Kristen (Yanpenkris) Tois Neno menargetkan 400 siswa diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.
SMK terakreditasi A pertama di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) itu, pada tahun ini melakukan proses PPDB dengan dua metode yakni metode offline dan metode online.
Kepala SMK Kristen SoE, Drs. Bernadus Naatonis,M.Pd, Senin (15/6/2020) menjelaskan, khusus untuk tahun ini, pihaknya menggratiskan biaya pendaftaran. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian pihak sekolah terhadap situasi pandemi covid-19 saat ini.
"Penerima siswa baru kita sesuaikan dengan kondisi yang ada, karena adanya kondisi pandemi," ujar Naatonis.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah menerima membuka pendaftaran sejak Senin (8/6/2020) lalu dan berlaku sampai tahun ajaran baru dimulai. Hal tersebut, kata Naatonis untuk menghindari terjadinya kerumunan masa khususnya pendaftaran dengan metode offline.
"Sesuai dengan petunjuk dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, itu PPDB dimulai tanggal 22 Juni mendatang, tapi kita sekolah swasta mulai duluan", jelasnya.
Untuk pendaftaran offline, Naatonis berharap orang tua tidak turut serta mengantar anaknya ke Sekolah. Hal itu untuk menghindari terjadinya kumpulan masa yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.
Naatonis menambahkan, memasuki masa new normal, pihaknya tetap mengikuti anjuran Pemerintah dengan tetap menaati protokol kesehatan yang ditetapkan.
Sebelumnya, pihaknya sudah membagikan masker kepada siswa kelas X dan XI yang akan naik ke kelas XI dan XII. Selain itu, disediakan termometer infrared untuk mengukur suhu siswa dan guru, serta menyediakan fasilitas cuci yang ditempatkan di depan ruangan.
Lanjut Naatonis, ada lima kompetensi keahlian atau jurusan di SMK Kristen SoE yang bisa menjadi pilihan bagi calon peserta didik baru (CPDB).
Kelima kompetensi keahlian tersebut yakni Usaha Perjalan Wisata (UPW), Multimedia, Akuntasi, kemudian kompetensi keahlian Pemasaran atau Bisnis Daring dan yang terakhir adalah kompetensi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
Kompetensi keahlian Usaha Perjalan Wisata (UPW), menurut Naatonis menjadi salah satu jurusan favorit dan sangat dibutuhkan di wilayah Kabupaten TTS dengan adanya begitu banyak destinasi wisata di TTS sebagai potensi daerah tersebut.
"Kabupetan TTS ini banyak sekali tempat-tempat wisata. Tetapi belum ada orang yang kelola tempat-tempat wisata itu dengan baik. Maka sebelum itu kita siapkan tenaga dulu", jelas Naatonis.
Sebagai satu-satunya SMK di Kabupaten TTS yang terakreditasi A, Naatonis mengatakan, kualitas guru dan juga fasilitas penunjang proses belajar mengajar di SMK Kristen SoE sudah benar-benar teruji dan tidak diragukan lagi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

