Advertisement
Pendidikan

Kemendikbud RI: 1410 Sekolah Sudah Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbud RI Jumeri mengatakan saat ini ada 1.410 sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka.

TIMES Indonesia,
Kemendikbud RI: 1410 Sekolah Sudah Menggelar Pembelajaran Tatap Muka
Ilustrasi- sekolah tatap muka. (FOTO: berita satu)
A-AA+

JAKARTA Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbud RI Jumeri mengatakan saat ini ada 1.410 sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka.

Ribuan sekolah sekolah yang telah dibuka itu, juga menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Untuk lembaga yang masih melakukan Pembelajaran Jarak Jauh secara daring yakni berjumlah 7.002. Di mana, untuk sekolah yang belum dibuka tersebut juga ada dari zona kuning dan hijau.

Advertisement

“Yang sudah pembelajaran tatap muka itu 1.410 sekolah. Mudah-mudahan memperjelas ternyata dari yang sudah diberi kesempatan saja, tidak semuanya langsung membuka serentak. Mereka tetap memperhatikan ketentuan pada SKB 4 menteri,” katanya saat bincang Virtual, pada Kamis (13/8/2020).

Sebelumnya, Mendikbud RI Nadiem Makarim juga sudah menegaskan, zona kuning dan zona hijau bisa memulai pembelajaran tatap muka namun bukan sebagai kewajiban. Jika suatu sekolah akan dibuka secara tatap muka, harus ada kesepakatan antara pemerintah daerah dan komite sekolah.

Kemendikbud RI menyatakan jika ada salah satu orang tua yang tidak menghendaki anaknya masuk sekolah dan mengikuti pembelajaran tatap muka, karena dinilai berpotensi tertular Covid-19, maka anaknya tetap bisa ikut Pelajaran Jarah Jauh. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia