Gadis Kecil Asal Jombang Berhasil Melaju ke Babak Final MTQ Internasional
Anindita Faranissakhi (8) seorang bocah perempuan asal jombang yang berhasil masuk finalis lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an atau MTQ Internasional yang digelar oleh Quranplan dan National Huffadh Association, Lembaga Pengembangan Islam di London, Inggris.

JOMBANG – Anindita Faranissakhi (8) seorang bocah perempuan asal jombang yang berhasil masuk finalis lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an atau MTQ Internasional yang digelar oleh Quranplan dan National Huffadh Association, Lembaga Pengembangan Islam di London, Inggris.
Anindita Faranissakhi (8), merupakan anak dari pasangan Agan Satyagraha dan Rima Meidayanti yang beralamat di Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
Fara, sapaan akrabnya kini masih duduk di kelas 2 SDIT Ar Ruhul Jadid Jombang. Kini ia sudah hafal 21 juz dari 30 juz Al-Qur'an.
Rima, Ibunda dari fara menceritakan kepada TIMES Indonesia, bahwa lomba yang diselenggarakan oleh lembaga dari London, Inggris ini selenggarakan dengan cara daring, lomba ini adalah lomba menghafal Al Quran dengan menirukan suara Imam Besar atau Imam Dunia.
"Sistemnya dengan mengirimkan video yang kemudian diperiksa oleh dewan juri dari sisi benar tidaknya bacaan dan kemiripan dengan Imam Besar yang ditirukan oleh peserta," ungkapnya, Minggu (13/9/2020).

Kini lomba tersebut memasuki babak final yang diikuti anak usia dini dari berbagai negara yang telah diselenggarakan kemaren (12/9/2020) via daring. Kini ia tengah berdoa semoga berkah dan keberuntungan berpihak kepada putrinya. Nantinya pengumuman akan diumumkan via zoom.
"Pengumuman dan ceremonynya insyallah Sabtu depan live zoom," katanya.
Ini lomba international kedua yang ia ikuti. Sebelumnya Fara mengikuti lomba Muslimville Canada dan berhasil mendapat Special Prize.
Selain lomba yang diadakan Internasional Fara juga sering mengikuti lomba tingkat daerah dan nasional.
Fara juga pernah mengikuti kompetisi di ajang Hafiz Indonesia yang diselenggarakan oleh RCTI pada tahun 2019 kemaren. Setelah melalui beberapa tahapan, akhirnya lolos hingga 30 besar dan kemudian masuk 15 besar.
"Tahun kemaren pernah saya ikutkan Hafiz Indonesia, karena kurang bimbingan dan suport dari pemerintah hanya mampu menembus 15 besar saja," ujarnya.
Selain itu, Fara sering mengikuti kompetisi tingkat daerah dan sering mendapatkan penghargaan. Penghargaan yang pernah ia raih antara lain Juara 2 Lomba tahfidz An Nas - An Naba Se Jawa Timur Kidz Festival Ar Rahmah Surabaya,Juara 1 juz 30Madrasatul Qur'an As Sa'adah Sidoarjo, Juara 1 Lomba Hafalan Surat Kategori SD Excelent Production, Juara 2 Lomba Hafalan Doa Kategori SD Excelent Production, Finalis MHQ tingkat SD/MI NIO Muhammadiyah Boarding School Jombang, Juara 1 Hafalan Surat Pendek Muslim Festival 2020 Depag Jombang, Terbaik 7 MHQ Tingkat SD/MI Se Jawa timur Ar - Rohmah Festival 2020 Malang, Juara 1 Lomba Tahfidz Juz Amma MTSN 9 Kediri Th. 2020, Juara 2 Tartil Al - Quran Seismic 2 SMP Bahrul Maghfiroh Malang dan masih banyak lagi ada sekitar 40 kejuaraan yang pernah ia ikuti.
"Kalau tinggkat daerah alhamdulillah, anak saya sering saya ikutkan lomba dan mendapat juara," bebernya.
Bakat Fara dalam membaca Al-Qur'an mulai terbentuk sejak dini yang didampingi dan dibimbing oleh mamanya sendiri setiap hari.
Kini Fara di bimbing oleh ustadz Yunus Guru TK PGTK Al Muchsin Ngoro Jombang dan ustadzah di sekolah SDIT Ar Ruhul Jadid untuk setoran hafalannya.
"Dari PGTK Al Michsin Ngoro anak saya mulai belajarnya dilanjut di SDnya. Setorannya ke Ustad Yunus," jelasnya.
Rima, berharap anaknya tetap menjadi anak yang sholihah dan bisa membanggakan kedua orang tuanya kelak. "Kelak menjadi kembanggan bagi keluarga dan menjadi anak yang sholihah," harapnya.
Rima juga berharap adanya dukungan dan doa yang diberikan kepada anaknya agar bisa menjadi anak yang membanggakan khususnya membawa nama baik Jombang di tingkat internasional dan pemerintah lebih memperhatikan anak-anak di Jombang yang berbakat dibidang apapun untuk membawa nama baik Jombang.
"Mohon doanya dan semoga pemerintah lebih perhatian kepada anak-anak yang mempunyai bakat untuk membawa nama baik kota santri ini," pungkas orang tua Anindita Faranissakhi, gadis kecil yang berhasil melaju di final lomba MTQ Internasional yang digelar oleh Quranplan dan National Huffadh Association London, Inggris. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

