Advertisement
Pendidikan

SMA Pradita Dirgantara Gelar Pengukuhan Saka Dirgantara dan Pembukaan Perkemahan “TEMPA DIRI”

SMA Pradita Dirgantara menggelar kegiatan  perkemahan “TEMPA DIRI” dan sekaligus Pengukuhan Saka Dirgantara. Acara yang dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.PP, sebagai pembina upacara secara luring, Sabtu

TIMES Indonesia,
SMA Pradita Dirgantara Gelar  Pengukuhan Saka Dirgantara dan Pembukaan Perkemahan “TEMPA DIRI”
SMA Pradita Dirgantara menggelar kegiatan perkemahan “TEMPA DIRI” dan sekaligus Pengukuhan Saka Dirgantara. (Foto: SMA Pradita Dirgantara)
A-AA+

BOYOLALI SMA Pradita Dirgantara menggelar kegiatan  perkemahan “TEMPA DIRI” dan sekaligus Pengukuhan Saka Dirgantara. Acara yang dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E, M.PP, sebagai pembina upacara secara luring, Sabtu (26/13/2012), di Lapangan SMA Pradita Dirgantara.

Ketua Majelis Pembimbing Saka Dirgantara yang sekaligus sebagai Pembina Upacara, KASAU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, memberikan apresiasinya kepada SMA Pradita Dirgantara atas pengukuhan ini.

Advertisement

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi pengukuhan Saka Dirgantara di SMA Pradita Dirgantara, dengan dikukuhannya Saka Dirgantara ini, diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan praktis dibidang kedirgantaraan bagi para adik-adik Pramuka SMA Pradita Dirgantara," kata KASAU.

SMA-Pradita-Dirgantara-c.jpg

KASAU juga menyampaikan selamat pada siswa SMA Pradita Dirgantara yang telah dikukuhkan sebagai Saka Dirgantara sehingga mereka akan dapat belajar banyak melalui Saka Dirgantara. Melalui berbagai kegiatan Saka Dirgantara, adik-adik akan belajar krida atau ketrampilan khusus Saka Dirgantara yang mencakup Krida Olahraga Kedirgantaraan, Krida Pengetahuan Kedirgantaraan, dan Krida Jasa Kedirgantaraan.

“Kakak juga mengucapkan selamat kepada adik-adik SMA Pradita Dirgantara atas pengukuhannya sebagai Pramuka Saka Dirgantara. Saya optimis melalui berbagai kegiatan tersebut, adik-adik dapat menimba ilmu tentang kepramukaan sekaligus ilmu dan wawasan terkait TNI AU, serta mengembangkan bakat dan minat dirgantara yang pada akhirnya akan mengembangkan rasa cinta kepada kedirgantaraan dan tanah air Indonesia.” Lanjut KASAU.

Seusai Upacara, acara dilanjutkan dengan pembukaan perkemahan “TEMPA DIRI” yang ditandai dengan peluncurun roket air karya siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara. Dalam acara ini digelar juga penampilan dari siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara. Dimulai dengan tarian nusantara, pertunjukkan pesawat remote control, pencak silat, pertunjukan olahraga paralayang dan ditutup dengan peluncuran roket air.

Advertisement

“Dikukuhkannya Saka Dirgantara ini disimbolikkan dengan roket yang diharapkan SMA Pradita Dirgantara bisa terbang mendunia. Warna warni dari roket air juga simbolik dengan berbagai bidang profesional, selain itu sebagai simbolik Bhineka Tunggal Ika," tutur Dr. Yulianto Hadi, Kepala sekolah SMA Pradita Dirgantara.

SMA Pradita Dirgantara a

Saka Dirgantara adalah Satuan Karya Pramuka Dirgantara yang merupakan salah satu wadah pembinaan keterampilan generasi muda di luar lingkungan sekolah yang menggunakan prinsip dasar dan metode pendidikan kepanduan bagi sekolah-sekolah naungan TNI Angkatan Udara.

Selain acara pengukuhan Saka Dirgantara, kegiatan pada hari ini juga sekaligus pembukaan perkemahan “TEMPA DIRI”. “TEMPA DIRI” merupakan tema dari acara perkemahan kali ini yaitu akronim dari Tabah, Edukatif, Mandiri, Profesional, Agamis, Dedikasi, Inquiri, Responsible, dan Inovatif. Kegiatan perkemahan ini merupakan bagian dari rangkaian acara FESDITA 2020.

Upacara pembukaan dilaksanakan dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal Fadjar Prasetyo, sebagai pembina upacara. Sedangkan siswa SMA Pradita Dirgantara, Airlangga Eka Syahputra bertindak sebagai pemimpin upacara.

Dalam upacara tersebut dilakukan pengukuhan Saka Dirgantara SMA Pradita Dirgantara oleh KASAU dengan menyematkan pin Saka Dirgantara kepada perwakilan peserta. Meskipun melalui media daring upacara berlangsung dengan khidmat.

Tidak berhenti disitu, rangkaian acara Pengukuhan Saka Dirgantara dan Pembukaan Perkemahan “TEMPA DIRI” ditutup dengan presentasi penelitian siswa yang nantinya akan ditampilkan pada kegiatan Expo Pendidikan.

SMA Pradita Dirgantara b

Penelitian yang mengambil tema dari persoalan-persoalan SDG’s atau Sustainable Development Goals dari PBB ini dimaksudkan agar siswa peka terhadap lingkungan sekitarnya dan mampu membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini, Nanny Hadi Tjahjanto sangat mengapresiasi kegiatan penelitian ini. Menurutnya, hasil dari kalian belajar selama 2,5 tahun di SMA Pradita Dirgantara dapat kalian implementasikan pada penelitian yang telah dibuat.

"Tidak ada pembelajaran yang tidak berguna, semua ilmu itu sangat berguna. Inilah bentuk nyata secara sederhana menerapkan ilmu-ilmu yang sudah kita pelajari. Saya berharap SMA Pradita Dirgantara dapat dijadikan sebagai taman siswa, yaitu tempat belajar," katanya.

Nanny menyampaikan sejak masuk dari gerbang SMA Pradita Dirgantara merupakan tempat belajar. Terutama pada kegiatan FESDITA ini, kalian dapat belajar sebebas-bebasnya sesuai dengan apa yang dikatakan Menteri Pendidikan yaitu “Merdeka Belajar”.

"Saat ini kalian semua menjadi murid, tapi kedepan kalian akan menjadi pemimpin bangsa," kata Nanny.

Hal tersebut juga diamini oleh KASAU, Marsekal Fadjar Prasetyo.

“Luar biasa! Sangat luar biasa! Meskipun belum selesai, tetapi ada satu kata yang sangat penting, riset atau penelitian yang membuat negara-negara seperti Jepang, Amerika, Jerman menjadi sangat maju karena kemampuan riset mereka yang sangat kuat. Jadi saya minta gali terus kemampuan riset kalian. Riset menjadi kunci negara menjadi sangat maju, dan harapan itu berada di tangan kalian, adik-adik SMA Pradita Dirgantara.” Terang KASAU.

Inong Fadjar Prasetya, Wakil Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, Belajar dan pembelajaran bukan hanya mengenai belajar di dalam kelas, atau melalui buku pelajaran. Pembelajaran juga terkait dengan kemampuan multitasking misalnya, research, kemampuan berorganisasi yang strategis, mampu berkomunikasi dengan baik, kreatif, dan yang paling penting mempunyai skill untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

"Kakak yakin kegiatan perkemahan pada FESDITA ini akan memberikan soft skills tersebut. Kakak juga sangat bangga dapat melihat karya-karya atau inovasi atau pemikiran adik-adik yang sungguh luar biasa," katanya.

Ia juga berpesan pada siswa SMA Pradita Dirgantara, sebagai penerus bangsa dan pemimpin bangsa yang sangat berbakat, harus terus berinovasi, belajar dari semua, dari guru, dari alam, dari dunia ini dan dari diri sendiri.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia