Advertisement
Pendidikan

Pemkab Indramayu Menunda Pembelajaran Tatap Muka di Awal Tahun

Pemkab Indramayu menunda pembelajaran tatap muka di awal tahun 2021 dan akan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) online. Pemberlakuan PJJ hingga batas waktu yang belum ditentukan.

TIMES Indonesia,
Pemkab Indramayu Menunda Pembelajaran Tatap Muka di Awal Tahun
SMP Negeri 4 Sindang Indramayu.(Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
A-AA+

INDRAMAYU Pemkab Indramayu menunda pembelajaran tatap muka di awal tahun 2021 dan akan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) online. Pemberlakuan PJJ hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin, dari hasil evaluasi dan rapat di jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu, pembelajaran tatap muka masih ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Alasannya, karena pandemi Covid-19 di Indramayu saat ini masih berlangsung.

Advertisement

Caridin menjelaskan, sebelumnya pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan, bahwa masing-masing daerah diberikan kewenangan penuh dalam menentukan izin pembelajaran tatap muka. Ini berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di bulan Januari 2021.

"Karena itu, kita menunda pembelajaran tatap muka hingga waktu yang belum ditentukan," jelasnya kepada TIMES Indonesia, Senin (4/1/2021).

Dalam pembelajaran secara daring ini, lanjutnya, pihaknya masih akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar para siswa tidak merasa jenuh dan bosan dalam belajar daring. Dirinya juga melihat kesiapan-kesiapan selama ini dalam pembelajaran secara daring.

Selain itu, dirinya juga mencoba memotivasi para guru-guru, supaya bisa lebih berinovasi dan berkreasi lagi dalam mengajar secara daring, supaya anak tidak bosan.

"Salah satunya adalah terobosan aplikasi Si Belmi," tuturnya.

Advertisement

Aplikasi Si Belmi sendiri merupakan aplikasi belajar Bahasa Inggris karya Ana Rohdiana, salah satu guru Bahasa Inggris di SMP Negeri Unggulan Sindang Indramayu. Aplikasi ini mengajarkan bahasa Inggris tanpa mengunakan kuota sama sekali alias offline.

Seperti diketahui, dari data Satgas Covid-19 Pemkab Indramayu, di awal tahun saja sudah terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni 46 orang. Penambahan ini membuat total pasien Covid-19 di Kabupaten Indramayu mencapai 1.976 orang, dengan rincian 1.198 orang sembuh, 75 orang meninggal dunia, dan 703 orang masih dalam perawatan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhamad Jupri Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia