Advertisement
Pendidikan

IKA UB Ajak Pemuda Cinta Budaya Lewat Pentas Tarian dari Malang untuk Indonesia

Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) melalui Departemen Seni dan Budaya bersama Komunitas Malang Mbois serta Sanggar Tari Denendar membuat pentas terbuka yang menampilkan tarian budaya Indonesia.

TIMES Indonesia,
IKA UB Ajak Pemuda Cinta Budaya Lewat Pentas Tarian dari Malang untuk Indonesia
Kegiatan pentas budaya Malang Menari untuk Indonesia. (FOTO: Tangkapan layar YouTube)
A-AA+

MALANG Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) melalui Departemen Seni dan Budaya bersama Komunitas Malang Mbois serta Sanggar Tari Denendar membuat pentas terbuka yang menampilkan tarian budaya Indonesia. Kegiatan bertajuk Malang Menari untuk Indonesia diharapkan bisa mengajak pemuda untuk cinta budaya Indonesia. 

Pentas seni dan budaya ini digelar secara offline dan virtual. Tampil di Gedung DPRD Kota Malang, pertujukan seni budaya ini juga ditayangkan secara live streaming di channel YouTube dan Zoom, Minggu (14/3/2021).

Advertisement

Ketua Panitia Pelaksana, Kenjo Aju Wulandari mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta generasi bangsa terhadap budayanya sendiri.

Kegiatan-pentas-budaya-Malang-Menari-untuk-Indonesia-2.jpg

"Karena setiap generasi penerus mempunyai identitas diri. Jangan sampai tergerus budaya luar, dan melupakan identitas budaya sendiri," tegasnya kepada TIMES Indonesia.

Kenjo menerangkan, ajang pentas seni dan budaya yang dilakukan oleh beberapa pihak ini juga untuk memberi wadah kepada para pelaku seni dan budaya di Kota Malang.

Pihaknya tidak ingin adanya pandemi Covid-19 membunuh kreativitas para pelaku seni dan budaya. Sebabnya, panggung ekspresi seni dinilai perlu dan penting untuk difasilitasi.

Advertisement

Kegiatan bertajuk Malang Menari untuk Indonesia ini mengundang puluhan penari, penembang campursari dan para pelaku seni rupa di Malang.

Kenjo menyebut ada sekitar 10 tarian yang dimainkan oleh 28 penari. Setiap break kegiatan, diisi oleh kegiatan pelaku seni rupa yang melukis sketsa wajah tamu VIP dan donatur kegiatan.

Dua perupa itu menunjukkan kepiawaiannya dengan membuat beberapa sketsa dari tamu undangan di atasmedia kertas.Pada saat break, para perawit akan menampilkan nyanyian campursari yangdilagamkan dengan alunan karawitan diiringi dengan keyboard.

Kegiatan-pentas-budaya-Malang-Menari-untuk-Indonesia-3.jpg

Tarian akan dipersembahkan oleh Sanggar Tari Denendar.Dua orang perupa yaitu Achmad Bansori dan Shirley yang mempersembahkan sketsa beberapa tamu undangan yang akan diserahkan selesai acara. Dan ada tujuh perawit yang akan mempersembahkan nyanyian campursari.

Salah tarian yang ditampilkan adalah Tari Gambyong. Tarian ini merupakan salah satu tari adat yang berasal dari daerah sekitarSurakarta, Jawa Tengah. Tari ini awal mulanya hanyalah sebuah tarianjalanan atau tarian rakyatdan merupakan tari kreasibaru dari perkembanganTari Tayub.

Saat upacara panen dan hendak menanam padi, masyarakat Surakarta tempo dulu akan mempertunjukan tarian inisebagai undangan pada Dewi Sri atau Dewi Padiagar ia memberkahi sawahmereka dengan hasil panenyang maksimal.

Ada juga Tari Remo Bolet. Jenis tarian ini berasal dari Jombang. Banyak yang berpendapat bahwa gaya“Tari Remo Boletan” sangatfenomenal, karena Sastra ‘Bolet’. Tari Remo ini menceritakan tentang perjuangan seorangpangeran yang gagah berani berperang melawanmusuh.

Ciri khas dari tari Remo Bolet ini adalah gerakan kaki yang lincah ditambah hentakan kaki secara bersama-sama.

Malang Menari untuk Indonesia persembahan IKA UB bersama Komunitas Malang Mbois ditonton ratusan orang. Pertunjukan seni dan budaya diharapkan menumbuhkan rasa cinta tanah air terutama bagi generasi muda penerus bangsa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia