Pendidikan

Beri Gambaran Soal Pendidikan Tinggi, Smamda Surabaya Gelar Talk Show Edufair 2021

Minggu, 24 Oktober 2021 - 12:43 | 52.07k
Hanum Salsabiela Rais saat menyampaikan materi talkshow EDUFISA 2021 secara daring. (FOTO: Tangkapan layar Zoom)
Hanum Salsabiela Rais saat menyampaikan materi talkshow EDUFISA 2021 secara daring. (FOTO: Tangkapan layar Zoom)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya mengadakan kegiatan Talk show Edufair 2021 sebagai penutup dari rangkaian acara EDUFISA 2021 yang sebelumnya telah dilaksanakan selama 4 hari.

Kepala Sekolah Smamda Surabaya, H. Astajab, S.Pd., M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh Siswa kelas XII tahun pelajaran 2021/2022 dalam rangka memberikan gambaran luas tentang jalur masuk Perguruan Tinggi.

“Kegiatan yang sebelumnya, dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober kemarin, kami telah memberikan banyak beragam informasi terkait dengan dunia usaha. Serta, telah berkerjasama dengan PT Kelola Mina Laut (KML), PT Sido Muncul serta Lazismu Jawa Timur untuk memberikan informasi pencerahan kepada Siswa-siswi,” ucapnya.

talkshow-EDUFISA.jpg

“Karena bagaimanapun, anak-anak kita akan terjun ke dunia pendidikan, dunia kerja, maupun dunia industri supaya anak-anak mengenal bagaimana beragam gambarannya yang nantinya akan ditemui oleh anak-anak kita setelah lulus sekolah,” imbuh Astajab pada hari Sabtu (23/10/2021).

Astajab berharap melalui kegiatan ini, seluruh siswa XII SMA Muhammadiyah 2 Surabaya mendapatkan banyak informasi terkait dunia perkuliahan, pemilihan Jurusan, Fakultas, Program Studi yang akan dipilih. Sehingga, para peserta sudah mempersiapkan rencana terkait dunia perkuliahan lebih awal dan lebih siap.

“Karena ini akan memberikan informasi terkait dengan bagaimana kita meraih masa depan yang lebih sukses sesuai dengan minat, bakat, dan kecerdasan kita. Sehingga nanti kita menjadi generasi yang unggul dan generasi yang mampu menghadapi persaingan lokal maupun internasional,” ungkap Astajab.

Pada acara Talk Show tersebut, dibuka dengan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2022 Universitas Brawijaya oleh Heri Prawoto Widodo, S. Sos, MAB selaku Koordinator Bagian Perencanaan, Akademik, dan Kerjasama Universitas Brawijaya. Ia menjelaskan bahwa jumlah peminat untuk menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya dari beragam daerah melalui semua program seleksi masuk seperti SNMPTN, SBMPTN sangat banyak. Sehingga, persainganya menjadi sangat ketat.

“Namun dengan begitu, Universitas Brawijaya dengan jumlah Program Studi yang banyak, sekaligus diimbangi dengan kuota masuk yang disediakan, juga sangat banyak. Sehingga, peluang ini menjadi pemetaan bagi adik-adik semua dalam mempersiapkan diri agar menjadi mahasiswa yang sesuai dengan potensi yang adik-adik miliki.”

“Jangan sampai adik-adik memiliki mimpi besar, tetapi tidak tahu seperti apa persaingan yang dihadapi. Inginnya seperti ini, tapi keinginan ini harus diimbangi dengan potensi diterima. Pada akhirnya, adik-adik hanya ingin diterima saja tanpa tahu nilai lebih dan posisi rangking-nya. Sehingga, kelak peluang diterimanya menjadi lebih besar,” ungkap Herry dengan jelas.

Dalam rangkaian acara tersebut, hadir pula Penulis buku dan Produser film, Hanum Salsabiela Rais yang memberikan motivasi kepada para audiens yang hadir. Ia mengingatkan kepada para Siswa untuk senantiasa menjadi anak muda dengan cita-cita dan keinginan yang tidak dibatasi oleh keadaan. Serta, senantiasa senang menghadapi beragam masalah yang merupakan salah satu contoh anak muda yang agile (tangkas) dalam menghadapi persaingan.

“Padahal, hidup yang menarik adalah ketika memiliki masalah. Ada ekspektasi dan realisasi. Disinilah kita dimana memiliki masalah dan harus diselesaikan dengan benar. Jadi, kalian harus memiliki masalah untuk diri kalian sendiri. Sehingga hidup kalian tidak statis,” ungkap anak dari salah satu tokoh Muhammadiyah, Amien Rais.

Penulis buku sekaligus produser film “99 Cahaya Di Langit Eropa” tersebut juga berpesan bahwa tidak apa-apa apabila anak muda memiliki cita-cita yang tinggi dalam bekerja atau menempuh pendidikan. Namun, perlu mengutamakan sesuatu yang dasar dan fundamental sebagai seorang muslim yang beriman dan bertaqwa, yaitu senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Harapanya, adik-adik semua bisa menjadi pribadi yang mampu berkompetitif dan memiliki daya saing yang unggul serta sukses. Tetapi jangan lupakan Al-Quran. Saya sering sekali melihat anak-anak muda yang senang tentang beragam tren di dunia. Namun, tidak ter-filter dengan Al-Quran. Jadi, jangan lupa untuk senantiasa dekat dengan Alquran dengan selalu membaca, memahami, dan menerapkan semua amal kebaikan yang terkandung di dalam Al-Quran.” harapnya sekaligus menutup acara Talk Show.

Acara Talk show Edufair 2021 yang merupakan acara penutup dari rangkaian acara EDUFISA 2021 tersebut juga dibuka dengan sambutan oleh stakeholder dari Persyarikatan Muhammadiyah yang diwakili oleh Ketua Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Arba’iyah Yusuf, MA dan Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Drs. Lutfi Isa Anshori, M.M. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sidoarjo Wilayah kerja Surabaya Provinsi Jawa Timur. Acara tersebut dilaksanakan secara daring Zoom dan live YouTube smamda.id. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES