Advertisement
Pendidikan

Membanggakan, UB Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Universitas Brawijaya (UB) meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT). Prestasi ini diyakini akan membawa UB menjadi kebanggaan dan semakin ...

TIMES Indonesia,
Membanggakan, UB Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT
Universitas Brawijaya. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Universitas Brawijaya (UB) meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT). Prestasi ini diyakini akan membawa UB menjadi kebanggaan dan semakin dihargai masyarakat.

Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, M.S., mengungkapkan kebanggaannya bahwa akreditasi unggul merupakan prestasi semuanya. "Ini prestasi semuanya. Akreditasi unggul itu merupakan prestasi tertinggi dan membuat UB semakin dihargai oleh masyarakat," katanya.

Advertisement

Akreditasi unggul yang diraih UB berlaku hingga tahun 2023. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Aulanni’am, drh., DES menjelaskan Akreditasi Unggul yang diperoleh UB artinya UB harus memberikan kualitas unggul di semua bidang.

Selain Tri Dharma perguruan tinggi,  SDM, kualitas lulusan, akreditasi Program Studi, fasilitas pembelajaran dan kerjasama dengan mitra berperan penting untuk mengantarkan lulusan lebih dekat pada dunia kerja.

"Banyak institusi yang mempersyaratkan alumni yang berasal dari kualitas perguruan tinggi berdasarkan dari level akreditasinya," katanya.

Prof. Aul menambahkan, meskipun sudah meraih Akreditasi Unggul masih banyak yang diraih terutama dalam pemeringkatan di Asia dan dunia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Shinta Hadiyantina, S.H.,M.H.,  mengatakan pencapaian akreditasi unggul yang diraih UB kali ini merupakan kerja keras seluruh sivitas akademika yang telah menjalankan budaya mutu sehingga dapat melampaui SN-Dikti dengan internasionalisasi.

Advertisement

Shinta menambahkan, perolehan akreditasi unggul UB tersebut berdasarkan usulan  Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Peringkat Akreditasi.

ISK adalah instrumen akreditasi tambahan yang digunakan untuk pengambilan keputusan konversi peringkat terakreditasi yang diperoleh dengan Instrumen Akreditasi 7 Standar (APT 2.0) menjadi Peringkat Akreditasi baru sesuai dengan Instrumen Akreditasi 9 Kriteria (APT 3.0).

"Ada 6 pemenuhan tabel ISK yaitu Dosen Tetap Perguruan Tinggi, Dosen Tidak Tetap, Standar dan Indikator Kinerja, Pengukuran Kepuasan Pemangku Kepentingan dan Pelacakan Kinerja Lulusan, Akreditasi Program Studi, serta Publikasi Ilmiah," ungkapnya.

Selain pemenuhan tabel ISK, tim penjaminan mutu juga membuat Laporan Konversi Peringkat Akreditasi Universitas Brawijaya (UB) yang berisi tentang dosen, Sistem Penjaminan Mutu, dan Publikasi Ilmiah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMohammad Naufal Ardiansyah Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia