Pendidikan

Menko PMK Muhadjir Effendy Bekali Mahasiswa Baru POLINEMA

Senin, 29 Agustus 2022 - 20:07 | 24.91k
Menko PMK Muhadjir Effendy mengisi kuliah tamu mahasiswa baru POLINEMA. (Foto: Humas POLINEMA for TIMES Indonesia)
Menko PMK Muhadjir Effendy mengisi kuliah tamu mahasiswa baru POLINEMA. (Foto: Humas POLINEMA for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengisi kuliah tamu mahasiswa baru Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) di Graha POLINEMA, Senin (29/8/2022).

Ia mengapresiasi POLINEMA yang telah melatih mahasiswa baru tentang kedisiplinan dengan latihan dasar kepemimpinan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Advertisement

"Polinema sangat bagus telah memilih prioritas utama yakni disiplinkan dulu dengan latihan dasar kepemimpinan," ujarnya.

Dalam kuliah tamu ini, Muhadjir menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan generasi emas 2045.

"Kalau infrastruktur, seperti jalan tol, bendungan, itu yang bisa dilihat oleh mata kepala. Tapi kalau SDM tidak bisa dilihat. Anggarannya jauh lebih besar daripada infrastruktur," ungkapnya.

Supriatna-Adhisuwignjo.jpgDirektur POLINEMA Supriatna Adhisuwignjo (Foto: Humas POLINEMA for TIMES Indonesia)

Tujuan pembangunan sumber daya manusia kata Muhadjir, adalah untuk menjadikan Indonesia menjadi negara maju dan berdaya saing tinggi di era revolusi industri 4.0 dan globalisasi.

"Menjadi negara maju yang mampu berkompetisi dengan negara maju yang lain. Kalau berkompetisi dengan negara yang tidak maju, sudah selesai kita," katanya.

Terkait pendidikan vokasi, saat ini pemerintah fokus dalam upaya suksesi revitalisasi pendidikan vokasi mulai dari SMK hingga perguruan tinggi khususnya politeknik.

"Politeknik termasuk Polinema menjadi lembaga strategis dalam melakukan revitalisasi pendidikan vokasi," tuturnya.

Direktur POLINEMA Supriatna Adhisuwignjo menjelaskan bahwa dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) Polinema 2010 - 2034 digariskan bahwa Visi Polinema adalah menjadi lembaga pendidikan tinggi vokasi yang unggul dalam persaingan global.

"Untuk itu Polinema harus dikembangkan agar bisa mewujudkan Visi tersebut melalui sistem tata kelola yang semakin baik," katanya.

Dari waktu-ke-waktu diharapkan Polinema akan berperan semakin aktif di kancah nasional dan regional melalui berbagai karya keilmuan dan inovasinya, serta memiliki relevansi yang semakin kuat dengan kemajuan bangsa Indonesia baik pada skala nasional maupun lokal.

Berkaitan dengan tujuan ini, lanjutnya, Polinema perlu senantiasa menjalankan prinsip tata kelola yang baik (good university governance) dengan sistem perencanaan Polinema secara terpadu, yang dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Polinema.jpgSuasana kuliah tamu mahasiswa baru Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) di Graha POLINEMA, Senin (29/8/2022). (Foto: Humas POLINEMA for TIMES Indonesia)

Penguatan kapasitas institusi multikampus diarahkan untuk memperluas konstribusi Polinema berbasiskan potensi kewilayahan. Polinema pada saat ini tidak hanya memiliki kampus utama di Kota Malang akan tetapi juga memiliki kampus PSDKU di Kota Kediri, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Pamekasan.

"Polinema harus terus berupaya meningkatkan kualitas Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat," jelasnya.

Penelitian ilmiah merupakan komponen yang sentral dan penting. Oleh karena ini, budaya penelitian harus menjadi bagian yang penting dalam kehidupan masyarakat akademik Polinema, dan penumbuh-kembangan serta penguatan budaya penelitian merupakan hal yang perlu diupayakan secara berkesinambungan agar nantinya bisa menghasilkan berbagai karya inovasi dalam lingkungan masyarakat kampus yang berbudaya ilmiah unggul.

"Penelitian merupakan fondasi bagi invensi dan inovasi, yang mendukung kontribusi perguruan tinggi dalam penciptaan nilai tambah di masyarakat," kata Direktur POLINEMA dalam acara kuliah tamu Menko PMK Muhadjir Effendy. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES