Pendidikan

Tak Ada Guru Inklusi Pada Lembaga Pendidikan di Bondowoso, Apa Solusinya?

Jumat, 02 September 2022 - 16:35 | 19.36k
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Sugiono Eksantoso (pakai Pramuka) dalam sebuah acara di kantor Disdik (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Sugiono Eksantoso (pakai Pramuka) dalam sebuah acara di kantor Disdik (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Salah satu tantangan pendidikan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, adalah adanya sekolah inklusi. Termasuk diantaranya ketersediaan guru inklusi

Bahkan sejauh ini belum ada sekolah yang menyediakan guru khusus bagi anak berkebutuhan khusus. Akhirnya banyak siswa berkebutuhan khusus tidak mendapatkan pelayanan prima.

Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso, Sugiono Eksantoso mengaku akan memberikan pelatihan khusus kepada para guru di semua kecamatan, untuk menjadi guru inklusi.

Minimal di setiap kecamatan itu kata dia, ada satu sekolah yang memiliki guru inklusi. Karena selama ini belum ada guru yang mendapatkan pelatihan terkait hal itu. "Minimal satu kecamatan satu guru inklusi," jelas dia.

Terdapat banyak jenis anak inklusi, mulai dari disabilitas rungu, disabilitas netra, disabilitas daksa dan lain sebagainya. Namun kata dia, belum ada persiapan untuk memberikan pendidikan bagi mereka.

Perhatian kepada mereka dalam mendapatkan pendidikan, juga dianggap masih sangat kurang. Bahkan pernah ditemukan anak inklusi ditolak untuk masuk di sekolah.

Namun di sisi lain, jika mereka diterima tidak akan mendapatkan pelayanan. "Karena disamakan dengan anak normal akhirnya. Kan tidak boleh itu," paparnya.

Menurutnya, selain memberikan pelatihan agar di sekolah mendapatkan guru inklusi. Pihaknya juga akan mengumpulkan semua korwil pendidikan di Bondowoso, agar mereka juga memberikan sosialisasi kepada para orang tua. 

"Agar tidak malu untuk memasukkan anak inklusi ke sekolah umum. Mulai dari TK, SD sampai SMP harus ada guru inklusi. Minimal satu sekolah satu guru inklusi," kata Sugiono. (*)

 

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES