Pendidikan

PSP UB Dukung Optimalisasi Pengelolaan KEK Singhasari

Sabtu, 10 September 2022 - 12:59 | 44.62k
Tim peneliti PSP UB saat berkunjung ke Situs Candi Sumberawan. (Dari Kiri ke kanan) Diah Charisma Lestari, Airin Liemanto, Agus Guna Pratama, Zainal Arifien, Rizki Febrianto Supriyadi dan Dewi Cahyandari. (FOTO: PSP UB for Times Indonesia)
Tim peneliti PSP UB saat berkunjung ke Situs Candi Sumberawan. (Dari Kiri ke kanan) Diah Charisma Lestari, Airin Liemanto, Agus Guna Pratama, Zainal Arifien, Rizki Febrianto Supriyadi dan Dewi Cahyandari. (FOTO: PSP UB for Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pusat Studi Peradaban Universitas Brawijaya (PSP UB) ikut mendukung optimalisasi teknologi pada pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari (KEK Singhasari) di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dukungan itu diwujudkan dalam sebuah penelitian yang diketuai oleh Dr. Dewi Cahyandari, SH., MH., ahli Hukum Administrasi, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB).

Advertisement

Menurut Dewi, Tim Peneliti PSP UB siap menjadi pionir yang mendukung optimalisasi KEK. “Kami siap mendukung KEK Singhasari, mengingat KEK Singhasari ini adalah pionir KEK digital di Indonesia,” kata Dewi, Rabu (7/9/2022).

Hal ini selaras dengan penelitian yang sedang digarap dengan judul “Penerapan Good Governance Pada Ekosistem Digital Terpadu Situs Sumberawan dan Singhasari Kawasan Ekonomi Khusus (Kek) Singhasari Berbasis Aplikasi Android ‘Nugie-Nusantara Guide’” yang didanai oleh Hibah Penelitian Strategis LPPM-UB tahun 2022.

PSP-UB-2.jpgPemberian merchandise PSP UB kepada Agus Setiawan, Ketua Digital Industri KEK (kiri) (FOTO: PSP UB for Times Indonesia)

Tim penelitian yang diketuai oleh Dr. Dewi Cahyandari, SH., MH tersebut beranggotakan Dr. Ir. Edi Susilo, M.S.; Diah Pawestri Maharani, S.H., M.H.; Muhammad Yusuf Saladin S; serta Zira Shelfa Azzela.

Dukungan yang disampaikan Dewi disambut dengan baik oleh Agus Setiawan, selaku ketua digital industry di KEK. “Dukungan akademisi menjadi salah satu unsur yang sangat membantu pengoptimalisasian KEK Singhasari, khususnya di bidang digital”, ujar Agus.

Agus juga mengatakan bahwa regulasi pemerintah sudah ada, tetapi masih perlu sinergi dari berbagai unsur agar KEK Singhasari terus maju dan berkembang, salah satunya dengan kerja sama di bidang pengkajian oleh akademisi atau dosen.

PSP UB melakukan penelitian lapangan pada 7 Agustus 2022 untuk melihat secara langsung Situs Sumberawan dan Singhasari. Tim juga mengunjungi Studio Roleplay, sebagai pusat industri digital di KEK Singhasari.

PSP-UB-3.jpgSuasana diskusi Tim Peneliti dengan Agus Setiawan di Studio Roleplay, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari (FOTO: PSP UB for Times Indonesia)

Penelitian lapangan kali ini dilakukan oleh Airin Liemanto, SH., L.L.M.; Rizki Febrianto Supriyadi, S.Sn.; Zainal Arifien, S.Kom, M.Kom; Agus Guna Pratama, S.H.; dan Diah Charisma Lestari, S.I.Kom. Mereka didampingi langsung oleh ketua peneliti.

Salah satu hal yang mendorong penelitian ini adalah karena selama ini informasi tentang suatu objek pariwisata tidak detail dan kurang komprehensif. Selain itu, penyajian objek wisata juga cenderung konvensional.

Harapannya, penelitian Pusat Studi Peradaban Universitas Brawijaya (PSP UB) ini tidak hanya mendukung pengoptimalan KEK Singhasari saja, tetapi juga memberikan kontribusi ketahanan kearifan lokal Situs Sumberawan di Singhasari, serta untuk memberikan gagasan tata kelola yang baik terhadap pengelolaan KEK Singhasari melalui pendekatan Good Governance.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES