Pendidikan

Ratusan Anak di Lamongan Dikenalkan Sejarah dan Budaya

Selasa, 18 Oktober 2022 - 16:26 | 21.35k
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima kunjungan peserta Tour Wisata Edukasi Sejarah Lamongan dan Belajar Bersama di Museum di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (18/10/2022). (Foto: Moch. Nuril Huda/TIMES Indonesia)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima kunjungan peserta Tour Wisata Edukasi Sejarah Lamongan dan Belajar Bersama di Museum di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (18/10/2022). (Foto: Moch. Nuril Huda/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Ratusan anak-anak siswa TK dan SD yang ada di Kabupaten Lamongan dikenalkan sejarah dan budaya dengan mengikuti Tour Wisata Edukasi Sejarah Lamongan. Mereka diharapkan memiliki wawasan yang luas sebagai substansi merdeka belajar. 

Tak hanya itu, agar generasi alpha (anak yang lahir pada tahun 2010 sampai dengan 2025) ini bisa mengenal lebih jauh tentang daerahnya dan tertanam kebanggaan sebagai anak Lamongan. 

Advertisement

Tour kali ini mengambil tema yang sama seperti tahun yang sebelumnya, Wisata Edukasi Sejarah dan Belajar Bersama di Museum. 

 "Seperti agenda sebelumnya, anak-anak TK dan SD ini berwisata edukasi sejarah. Agar mereka bisa mengenal lebih jauh tentang daerahnya dan memiliki wawasan yang luas sebagai substansi merdeka belajar," kata Bupati Lamongan Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima kunjungan ratusan anak siswa TK dan SD di Kabupaten Lamongan, Selasa (18/10/2022).

Yuhronur-Efendi-2.jpg

Bupati mengungkapkan, siswa peserta tour wisata itu dikenalkan Pendopo Lokatantra dan gedung Pemkab Lamongan. 

Keakraban orang nomor satu di Kabupaten Lamongan itu terlihat, ketika satu persatu ditanya nama bupati yang pernah memimpin di Kabupaten Lamongan. 

Dalam kesempatan ini, bupati juga memberikan hadiah kepada peserta Tour Wisata Edukasi Sejarah Lamongan dan Belajar Bersama di Museum

 "Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap daerahnya, khususnya rasa bangganya menjadi anak Lamongan," kata Pak Yes.  

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan Siti Rubikah mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti tour wisata edukasi sejarah tahun ini mencapai 414 siswa. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun kemarin yang hanya 100 anak dari dua lembaga, yakni TK Al Falahiyah Kranggan Sidokumpul dan SDN Plosowahyu.

"Peserta yang mengikuti tour tahun ini mencapai 414 anak. Namun pelaksanaan kita bagi menjadi 3 gelombang, mulai hari sampai dengan Kamis (20/10/2022) lusa," kata Rubikah. 

Untuk gelombang pertama, sebanyak 140 anak siswa dari TK dan SD yang terdiri dari RA Muslimat NU 14 Made, TK Surya Baru dan TK S2C Lamongan. Sedangkan yang dari SD, yakni SDN Tambakrigadung 3, SD Islam Plus Al Mudofar, SDN 1 Made, SD Citra Insani dan SDN 2 Tumenggungan. 

Yuhronur-Efendi-3.jpg

Untuk gelombang kedua sebanyak 137 anak dan ketiga 137 anak juga yang terdiri dari siswa TK dan SD di Kabupaten Lamongan. 

Rubikah menambahkan, setelah diajak ke Pendopo Lokatantra, Gedung Pemkab Lamongan peserta tour wisata edukasi sejarah tersebut juga dikenalkan Cagar Budaya peninggalan Belanda. 

"Mereka kita kenalkan Menara Air atau Torn yang ada di depan Gedung Pemkab Lamongan. Serta Gentong dan Tikar yang terbuat dari batu peninggalan masa Raden Panji Laras dan Liris," tuturnya. 

Peserta tour Wisata Edukasi Sejarah juga diajak berkunjung ke museum Sunan Drajat Paciran Kabupaten Lamongan.

Sebagai agenda tahunan dalam rangka literasi budaya untuk penguatan identitas budaya dan bangsa, Rubikah berharap, wisata tersebut bisa menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap daerahnya Lamongan.

"Literasi budaya ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk penguatan identitas budaya dan bangsa, juga menangkal dampak negatif adanya globalisasi," ujarnya. 

Wajah-wajah ceria menghiasi raut anak-anak generasi alpha peserta Tour Wisata Edukasi Sejarah Lamongan saat dikenalkan sejarah dan budaya yang ada di Kabupaten Lamongan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES