Pendidikan

FKK SMKS Diharapkan Berinovasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kamis, 20 Oktober 2022 - 18:47 | 14.05k
Pengukuhan Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta Jawa Barat Periode 2022-2026. (Foto: Selamet Hidayat/TIMES Indonesia)
Pengukuhan Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta Jawa Barat Periode 2022-2026. (Foto: Selamet Hidayat/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Pengurus Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKK SMKS) Jawa Barat periode 2022-2026 resmi dikukuhkan, pada Kamis (20/10/2022). Dalam pengukuhan yang digelar di Kampus Hijau Kaplongan Indramayu itu hadir Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruhzanul Ulum.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Deni Supandi, mengatakan, pelantikan pengurus tersebut merupakan bagaian dari reorganisasi. Para pengurus didorong membuat formulasi dan konsep-konsep Inovasi dalam rangka peningkatan mutu dan asis pendidikan.

Advertisement

"Dari aspek pembiayaan juga diharapkan ada kesamaan antara sekolah negeri dan swasta, perlu adanya kajian agar ada kaitan dengan pemenuhan biaya pendidikan yang setara SMK itu seperti apa, nanti bagian dari kami untuk menentukan," katanya.

Diketahui, kepengurusan ini terbentuk dari hasil Raker FKK SMK Jawa Barat periode 2022-2026, yang diadakan di Kabupaten Cianjur. Dalam Raker yang tersebut terpilih ketua FKK SMKS Jawa Barat, Acep Sundjana untuk yang kedua kalinya.

Deni menambahkan, aspirasi yang kedua bahwa jumlah SMK swasta lebih banyak dari pada SMK Negeri, di Jawa Barat tercatat sebanyak 228 SMK Negeri sedangkan Sekolah Swasta mencapai 2900. Artinya, rasio jumlah sekolah negeri hanya 9,8 persen.

Atas dasar itu, peran serta masyarakat ataupun lembaga-lembaga masyarakat yang tergabung dalam FKK SMKS berperan besar dalam dunia pendidikan di Jawa Barat.

"Dengan banyaknya sekolah swasta di Jawa Barat, kita berharap ada sinergi antara sekolah negeri dan swasta, sinergi tersebut antara lain penyetaraan biaya operasional antara negeri dan swasta, membuat kajian dan membuat inovasi terkait permasalahan yang dihadapi oleh sekolah swasta diantaranya penahanan ijazah," terangnya.

Sementara itu ketua terpilih Forum komunikasi Kepala SMK Swasta Jawa Barat Acep Sundjana mengatakan dirinya berterima kasih kepada seluruh anggota FKK SMK Swasta Jawa Barat, yang masih percaya atas kepemimpinan selama ini. Ia berharap forum ini dapat mendatangkan berkah dan manfaat bagi semua, terutama bagi kemajuan sekolah-sekolah swasta yang ada di Jawa Barat.

Tentunya dalam menjalankan amanah ini ia tidak sendirian karena ini sebuah organisasi yang didalamnya terdapat bagian-bagian yang terbagi dalam sebuah divisi dan bidang.

"Harapannya semoga Kita semua, rekan-rekan yang terpilih dalam kepengurusan di periode tahun ini bisa bekerja sama dengan baik, saling membangun dan mendukung semua program kerja dari berbagai divisi dan bidang yang ada," ujarnya.

Banyak hal yang nantinya bisa didapatkan dalam mengikuti sebuah organisasi baik untuk meningkatkan soft skill maupun wawasan keilmuan. Selain itu, selain aktif berorganisasi juga tidak boleh melupakan tugas utama sebagai seorang guru yang diamanahi sebagai Kepala Sekolah.

"Semoga Kita bisa menjalankan roda forum ini dengan baik dan mengukir prestasi di bidang akademik maupun non akademik yang membawa harum nama Jawa Barat, yang tentunya sesuai jargon Jabar Kahiji, Jabar Juara," ujar dia.

Sementara itu, Kepala SMK NU Kaplongan, Indramayu, Tobroni menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan menjadi tuan rumah Pengukuhan dan pelantikan pengurus FKK SMKS Jawa Barat. Harapan yang sama disampaikan agar organisasi ini terus maju dan membawa SMKS lebih berdaya saing.

"Semoga pengurus yang baru ini bisa lebih solid dan kompak dan bisa menjadi lokomotif bagi SMK di seluruh Jawa Barat  agar lebih maju dan disiplin, saya ingin Sekolah swasta itu lebih maju dari sekolah negeri," terangnya.

Adapun Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruhzanul Ulum berpesan agar seluruh jajaran pengurus FKK SMKS dapat semakin meningkatkan prestasi dan mutu pendidikan. Karena kemajuan Jawa Barat sangat bergantung pada kualitas pendidikan terutama lulusan yang dapat terserap dalam industri maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES