Pendidikan

Hadiri STISIP Fest, Wali Kota Banjar Ajak Mahasiswa Kritis dan Solutif

Sabtu, 12 November 2022 - 18:10 | 11.10k
Wali Kota Banjar tuntut mahasiswa untuk kritis dan solutif dalam membangun Kota Banjar. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Wali Kota Banjar tuntut mahasiswa untuk kritis dan solutif dalam membangun Kota Banjar. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANJARWali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih menjadi narasumber Stisip Fest 2022 yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Bina Putera, Sabtu (12/11/2022). Selain Wali Kota, sebagai narasumber lain adalah Wakapolres Banjar.

Wali Kota memaparkan materi dengan tema 'Pendidikanku Perjuanganku' yang menjabarkan moment Peringatan Hari Pahlawan.

Advertisement

"Momen tersebut merupakan saat yang tepat untuk meneladani para Pahlawan yang telah berkorban untuk merebut kemerdekaan," katanya.

Pahlawan merupakan sebutan bagi mereka yang berjasa bagi Bangsa dan Negara. Pahlawan tidak hanya mengorbankan waktu dan tenaga saja, namun juga rela mengorbankan nyawanya demi kepentingan Bangsa serta Negara.

"Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran pahlawan nasional yang memperjuangkan dunia pendidikan. Pahlawan pendidikan ini mempunyai peran berbeda tapi mempunyai tujuan yang sama, yaitu lepas dari penjajahan, meningkatkan mutu pendidikan, dan meningkatkan kecerdasan masyarakat," terangnya.

STISIP-Fest-2.jpgSuasana talk show di STISIP Fest yang dihadiri Wali Kota dan Waka Polres Banjar. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

Banyak tokoh pahlawan pendidikan Indonesia, diantaranya Ki Hadjar Dewantara, Raden Ajeng Kartini, K. H. Hasyim Asy’ari, K.H Ahmad Dahlan, serta Dewi Sartika yang disebutkan Wali Kota sebagai sosok inspirasi Pahlawan di dunia Pendidikan.

"Indonesia merupakan negara yang dibangun oleh pejuang dan intelektual. Karena itu, perjuangan dan pendidikan sangatlah penting. Kita sebagai generasi muda sudah sepatutnya hadir untuk aktif berperan serta mengisi kemerdekaan yang telah di perjuangakan," tegasnya.

Wali Kota menuntut kepada mahasiswa sebagai kalangan akademisi untuk kritis memberikan kritik dan solusi yang bersifat konstruktif untuk membangun Kota Banjar tentunya melalui dengan alur penyampaian saran yang sesuai dengan aturan.

"Semua bisa menjadi pahlawan untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Tetaplah berbuat baik kepada semua orang karena hakikatnya seorang Pahlawan adalah mereka yang berani berbuat baik untuk orang disekitarnya," kata Wali Kota Banjar. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES