Pendidikan

Terindeks Scopus, Prof. Haris Apresiasi Jurnal Mazahib dari Fakultas Syariah UINSI Samarinda

Rabu, 23 November 2022 - 09:24 | 24.88k
Terindeks Scopus, Prof. Haris Apresiasi Jurnal Mazahib dari Fakultas Syariah UINSI Samarinda
Salah satu jurnal Fakultas Syariah UINSI Samarinda yang telah terindeks Scopus. (Foto: Fakultas Syariah UIN KHAS Jember for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Guru Besar yang sekaligus juga Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I memberikan apresiasi terhadap Fakultas Syariah UINSI Samarinda.

Apresiasi tersebut diberikan terkait salah satu jurnal Fakultas Syariah UINSI Samarinda yang telah terindeks Scopus pada 20 November 2022.

"Jurnal yang dimaksud adalah Jurnal Pemikiran Hukum Islam yang dinamai Mazahib," ujar Prof. Haris yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. 

Untuk diketahui, Scopus merupakan database untuk jurnal internasional bereputasi. 

Reputasi jurnal internasional dapat dilihat dari kinerja peneliti, penulis, kinerja jurnal, dan lain-lain. 

Scopus merupakan database yang dimiliki dan dikelola oleh Elsevier yang merupakan salah satu penerbit karya ilmiah terkemuka di dunia.

Scopus bisa menjadi tujuan untuk mendapatkan referensi jurnal internasional dengan kualitas yang tinggi. 

Sehingga mahasiswa dan dosen yang butuh referensi berbentuk jurnal dapat meminta aksesnya ke bagian akademik atau operator di kampus.  

Menariknya lagi, Scopus sudah menjadi standar publikasi jurnal bagi kalangan dosen di Indonesia.

Hanya jurnal internasional yang sudah memenuhi standar kualitas dan juga punya reputasi tinggi berkesempatan untuk masuk ke database Scopus, dan menjadi destinasi kalangan akademik di dunia untuk mencari referensi jurnal internasional berkualitas.

“Hingga sekarang, ada 6 jurnal Scopus di Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia. Salah satunya Jurnal Mazahib dari Fakultas Syariah UIN Samarinda. Ke depannya makin banyak lagi jurnal bereputasi lahir dari fakultas syariah di Indonesia," kata Prof. Haris yang juga Ketua Pengurus Pusat APHTN-HAN, Rabu (23/11/2022).

Editor In-Chief Jurnal Mazahib, Alfitri menyatakan bahwa jurnal Mazahib dikelola oleh Fakultas Syariah UINSI Samarinda (waktu itu masih STAIN Samarinda) sejak 2004. 

Dia menerangkan, saat itu pengelolaan jurnal Mazahib masih berbasis luring dan proses sirkulasi artikel dari penulis hingga terbit masih belum terekam dengan baik.

Baru pada 2015, jurnal Mazahib beralih ke versi daring dengan memanfaatkan Open Journal System (OJS). 

Sejak saat itu, pengelola jurnal Mazahib berbenah untuk perkembangan jurnal dengan memaksimalkan keterlibatan banyak pihak, antara lain para dosen Fakultas Syariah, LPPM UINSI Samarinda, dan pihak eksternal yang terlibat aktif sebagai editorial board maupun mitra bestari. 

"Prestasi Jurnal Mazahib sudah terlihat pada tahun 2017 yang sudah terakreditasi B dan terindeks pada Sinta 2 oleh Kemenristekdikti, mendahului jurnal-jurnal lain yang ada di Kalimantan Timur bahkan di seluruh Kalimantan," ujarnya.

Dekan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI), Bambang Iswanto menyebutkan bahwa capaian ini hasil kerja banyak pihak. 

Kebijakan Kementerian Agama melalui Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jendral Pendidikan Islam mendorong perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Agama untuk meningkatkan tata kelola jurnal, menjadi pemicu pengelola jurnal untuk meningkatkan reputasinya menjadi jurnal Scopus. 

Termasuk pengelola jurnal Mazahib UINSI Samarinda. "Sejarah berulang kembali, Mazahib kembali menjadi jurnal pertama yang terindeks Scopus di seputaran IKN," imbuhnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES