Pendidikan UIN Malang

Alumni Sastra Inggris UIN Maliki Malang Juara Srikpsi Terbaik PTKIN Indonesia 2022

Selasa, 29 November 2022 - 08:49 | 56.41k
Farah Anjanillah ketika mendapatkan penghargaan dan hadiah skripsi terbaik di IAIN Sultan Gorontalo (Farah/Alumni Sastra Inggris UIN Maliki Malang)
Farah Anjanillah ketika mendapatkan penghargaan dan hadiah skripsi terbaik di IAIN Sultan Gorontalo (Farah/Alumni Sastra Inggris UIN Maliki Malang)

TIMESINDONESIA, MALANG – Alumni Sastra Inggris UIN Maliki Malang (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) Farah Anjanillah menjadi juara skripsi terbaik I Biannual Conference on Research Result (BCRR) 2022 tingkat PTKIN se-Indonesia yang diselenggarakan di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kompetisi ini diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Farah mengikuti kompetisi ini pada tanggal 25 hingga 27 November 2022 lalu.

Dengan judul “English Learners’ Multiple Identities in English Global Positioning Perspective”, skripsi ini mampu lolos dan mengikuti kompetisi dengan bimbingan Ribut Wahyudi, M.Ed., Ph.D yang merupakan ketua program studi Sastra Inggris sekarang.

Advertisement

Tidak mudah bagi Farah untuk menyelesaikan skripsinya, Farah harus belajar secara detail mulai dari metode, memahami apa yang ditulis, alasan dari tulisan, dan Ia juga berpikir kritis dalam menulis argument di skripsi.

Farah-Anjanillah-2.jpgFarah (berkacamata) berfoto bersama dengan peserta lain yang juga mendapatkan juara dalam kompetisi yang diadakan Kementerian Agama Republik Indonesia (Farah/Alumni Sastra Inggris UIN Maliki Malang)

“Saya juga belajar cara memilih jurnal yang legitimate sebagai referensi. Pak Ribut menekankan bahwa kita tidak boleh asal-asalan mengutip referensi yang tidak jelas sanad keilmuannya. Beliau memberitahu dengan cara terindeks scopus atau tidak, penulisnya siapa, latar belakang keilmuannya bagaimana. Lalu, saya juga belajar ringkas dan mudah dipahami, karena pola pikir orang Asia yang cenderung circular  ini merupakan tantangan yang sulit. Oleh karena itu, untuk bisa tembus scopus kita harus belajar menulis dengan pola pikir western secara straight forward,” ungkap Farah.

Alumni Sastra Inggris ini mengungkapkan bahwa Ia memiliki tanggungjawab untuk berdedikasi kepada jurusan Sastra Inggris dan Fakultas Humaniora yang telah menjadi rumah dalam menimba ilmu selama belajar disini. Tidak hanya itu, dari kompetisi inilah Farah mendapatkan relasi baru dari berbagai rumpun ilmu, pengalaman baru dalam hal penelitian, dan public speaking.

“Harapan saya untuk mahasiswa yang sedang proses menyelesaikan skripsi yaitu banyaklah membaca untuk membuat argumentasi yang kaya serta pilih referensi bacaan yang akurat, maksimalkan kemampuanmu agar apa yang kamu tulis bisa berkontribusi dan memiliki manfaat untuk banyak orang, jangan mengorbakan kualitas skripsimu hanya karena terburu-buru dengan waktu, dan yang terakhir semoga ditahun selanjutnya bisa menjadi kandidat BCRR yang mempertahankan juara skripsi terbaik rumpun ilmu sosial Humaniora untuk UIN Maliki Malang,” pesan Farah Anjanillah. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES