Pendidikan

Kisah Samini Jadi Wisudawati Terbaik Unsoed, Ini Kesan Rekan dan Dosen Pembimbing

Selasa, 24 Januari 2023 - 11:13 | 28.92k
Samini bersama kedua orang tuanya usai menghadiri wisuda sarjana di Unsoed Purwokerto.(FOTO : Erlina For TIMES Indonesia)
Samini bersama kedua orang tuanya usai menghadiri wisuda sarjana di Unsoed Purwokerto.(FOTO : Erlina For TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUMAS – Kerja keras dan ketekunan Samini dalam menimba ilmu di bangku kuliah di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) selama tiga tahun dua bulan menghasilkan buah yang manis.

Hanya dengan kerja keras dan ketekunanlah, manusia akan mencapai tujuan hidup dan kehidupannya. Itulah keyakinan Samini seperti yang disampaikan kepada TIMES Indonesia, Selasa (24/1/2023).

Advertisement

Samini adalah anak bungsu dari pasangan Nasam dan Nasiyah yang berlatar belakang kehidupan sederhana di Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas.

Samini berhasil mendapatkan gelar wisudawan terbaik periode wisuda ke-147 tingkat universitas untuk jenjang pendidikan strata satu melalui predikat 'Dengan Pujian' (cumlaude). 

Baginya dapat menempuh pendidikan hingga bangku kuliah merupakan kesempatan yang luar biasa. Berkat kerja keras dan ketekunanya berhasil menghantarkannya meraih mimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan S1 di Unsoed. 

Manfaat Program Bidikmisi

Saat itu tahun 2019, Samini diterima sebagai mahasiswa melalui jalur SNMPTN dalam program Bidikmisi.

Program Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik. Bidikmisi juga untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. 

Samini merasa program Bidikmisi sangat bermanfaat baginya terutama dalam mengatasi kendala ketersediaan biaya kuliah. 

Program Bidikmisi membuat dia lebih fokus dan bersemangat dalam menyelesaikan pendidikannya. Hasilnya adalah pencapaian indeks prestasi yang tinggi di tiap semesternya hingga dia lulus dengan IPK tertinggi. 

Samini berpendapat, 'IPK hanya sebuah angka, namun bagi saya IPK tinggi adalah pencapaian sebagai wujud pembuktian kepada orang tua saya atas apa yang saya jalani semasa kuliah'. 

"Berbagai kendala yang saya hadapi tidak menyurutkan semangat untuk berprestasi sejak menjadi mahasiswa baru," katanya.

Samini juga mengatakan bahwa dirinya diperkenalkan dengan PKM yang mengantarkannya sampai mendapat pendanaan selama dua tahun.  

Selama itu dirinya juga berkesempatan menjadi bagian dari laboratorium pengembangan karir, pengelolaan jurnal. Dari situlah Samini juga melatih kemampuan mengajar dengan bekerja menjadi tentor bimbingan belajar.  

"Pencapaian saya tidak seberapa namun tiap perjalanan tersebut merupakan pengalaman berharga bagi saya," ujar Samini.

Kepada almamaternya, Samini menyampaikan rasa terima kasih  yang telah menjadi saksi dari bagian perjalanan hidupnya untuk kuliah gratis hingga mencapai gelar sarjana. 

Dia juga berharap akan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. "Keterbatasan biaya bukanlah kendala untuk memperoleh pendidikan," tambahnya.

Samini berharap semoga semakin banyak generasi muda yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan melalui program Bidikmisi. Universitas Jenderal Soedirman Merdeka, Maju, Mendunia!

Kesan untuk Samini

Dosen pembimbing Samini yakni Herman Sambodo mengakui bahwa dia memang anak yang cerdas. Ditambahkan bahwa Samini menyelesaikan bangku kuliah S1 nya dalam waktu 3 tahun 2 bulan dan meraih IPK 3,97.

Sementara rekan Samini bernama Anisa Mahmud mengatakan bahwa dirinya mengenal Samini sebagai wanita yang cerdas terutama saat di bangku SLTA. Hal itu dibuktikan dengan selalu meraih peringkat 1 paralel di sekolahnya selama 3 tahun berturut turut.

"Saya mengenal Samini memang orang yang cerdas, di sekolahnya selalu ranking satu selama 3 tahub berturut turut dan aktif pula sebagai OSIS," kata Anisa tentang sang wisudawati terbaik Unsoed(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES