Pendidikan

STKIP PGRI Pacitan Kembali Cetak 339 Pembina Pramuka

Minggu, 12 Februari 2023 - 23:10 | 81.80k
Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr. Mukodi menyerahkan sertifikat kelulusan kepada peserta KMD Pembina Pramuka yang dinyatakan lulus. (FOTO: STKIP for TIMES Indonesia)
Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr. Mukodi menyerahkan sertifikat kelulusan kepada peserta KMD Pembina Pramuka yang dinyatakan lulus. (FOTO: STKIP for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PACITANSTKIP PGRI Pacitan kembali mencetak pembina pramuka. Kali ini sebanyak 339 mahasiswa telah dinyatakan lulus Kursus Mahir Dasar (KMD). 

KMD Pembina Pramuka digelar selama 70 jam yang dibagi dua tahap, tahap pertama sejak Selasa (31/1/2023) hingga Minggu (6/2/2023) lalu. 

Advertisement

Sedangkan tahap dua mulai Selasa (7/1/2023) sampai Minggu 12 Februari 2023 dan pesertanya terdiri dari mahasiswa semester 3 dan 5.

Ketua Gugus Depan STKIP PGRI Pacitan, Dr. Mukodi mengungkapkan, KMD angkatan ke-6 2023 ini merupakan wujud komitmen pihaknya untuk menjadikan pramuka sebagai nafas pendidikan, sekaligus gerakan pembinaan di internal Kampus tercinta. 

STKIP-PGRI-Pacitan-2.jpg

"Bahkan, kami memberikan label kampus ini dengan sebutan 'Kampus Pembina Pramuka' sebagai penciri," katanya, Minggu (12/2/2022) sore. 

Menurut Mukodi, jumlah peserta tersebut meningkat ketimbang tahun 2022 lalu, yakni 213 mahasiswa. Selain bekal ilmu dan keterampilan yang didapatkan, mahasiswa dituntut untuk bisa mengaplikasikan ke dalam kehidupan. Baik formal maupun informal. 

"Hendaklah kalian betul-betul mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka secara berkelanjutan dan istiqamah agar bermanfaat. Percayalah, sebab ajarannya sangat meaningful dan humanity," tambahnya. 

Para peserta KMD yang dinyatakan lulus, lanjut Mukodi, diharapkan secara estafet mengikuti jenjang Kursus Mahir Lanjut (KML). Hal ini agar watak, karakter dan kepribadian terbentuk secara kuat.

STKIP-PGRI-Pacitan-3.jpg

"Selamat, kepada adik-adik yang dinyatakan lulus, dan tetap semangat berproses," ucapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Mukodi juga membacakan sebuah pantun.

Berikut teksnya:

"Rinai hujan di sore hari

Itu tanda keindahan bumi

KMD di ini hari

Semoga benar-benar diridhai

Usai hanyalah penanda

Penanda yang benar-benar ada

Jangan lupa ucapkan hamdallah

Sebagai tanda penghambaan," demikian dikatakan oleh Mukodi sebelum menutup KMD angkatan ke-6 STKIP PGRI Pacitan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES