Advertisement
Pendidikan

UB Teken Kerja Sama dengan Bappenas

UB Teken Kerja Sama dengan Bappenas ... ...

TIMES Indonesia,
UB Teken Kerja Sama dengan Bappenas
Kepala Biro SDM Kementerian PPN/Bappenas Ellis Indrawati dan Dekan FEB Dekan Abdul Ghofar, SE., MSi, MAcc., DBA., Ak., CA, saat menunjukkan dokumen kerjasama. (Foto: Dok Humas UB)
A-AA+

MALANG Universitas Brawijaya (UB) resmi melakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang perencanaan pembangunan. 

Advertisement

Rektor UB Prof. Widodo, SSi.,MSi.,PhD.Med.Sc, mengatakan, hal ini merupakan sebuah keberkahan, sehingga UB bisa bekerjasama dengan Bappenas.

"Mudah-mudahan kerjasama UB dan Bappenas bisa semakin kuat dalam meningkatkan pendidikan di tanah air," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/5/2023).

Prof. Widodo menambahkan, UB saat ini masuk dalam kategori kampus dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Indonesia.

"Hampir semua bidang ilmu ada di UB. Sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pendidikan berkualitas. Model dan manajemen pendidikan kita harus ditingkatkan sehingga penguatan kualitas menjadi penting. UB saat ini sudah menjadi PTNBH sehingga salah satu amanah membawa PT ke level internasional," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya mengaku akan terus menjalin jejaring dan kerjasama dengan banyak pihak, agar seluruh proses untuk meningkatkan kwalitas pendidikan di UB bisa berjalan dengan cepat dan tepat 

Advertisement

"Sehingga saya berharap Bappenas bisa membantu kita untuk jejaring internasional," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian PPN/ Sekretaris Utama Bappenas Taufik Hanafi mengatakan Bappenas dan UB mempunyai sejarah kerja sama yang panjang terutama dalam peningkatan SDM.

"Peran daripada UB menjadi sangat sentral terutama untuk perencanaan di tingkat regional. Saat ini kementerian Bappenas sedang mempersiapkan rencana pembangunan jangka panjang. Ke depan akan ada dukungan untuk pengembangan kompetensi di bidang SDM," katanya.

Dalam rangka peningkatan kompetensi tersebut, Kementerian PPN/Bappenas menginisiasi program On the Job Training (OJT).

“Tak hanya melalui kegiatan klasikal seperti pemberian beasiswa pendidikan baik S-1, S-2, S-3 serta pelatihan yang sifatnya klasikal, kini pembelajaran non-klasikal seperti magang pun dibutuhkan perencana. Kementerian PPN/Bappenas kini menyelenggarakan program On the Job Training (magang) bagi perencana di instansi pusat dan daerah supaya peserta magang dapat belajar dan memahami praktik perencanaan pada institusi mitra,” kata Taufik.

Dalam kegiatan tersebut, naskah kerja sama yang ditandatangani adalah Perjanjian Kerja Sama Operasional (PKSO) Program On the Job Training (OJT) bagi perencana dari Instansi Pusat dan Daerah, antara Pusbindiklatren Kementerian PPN/Bappenas dan FEB Universitas Brawijaya.

Kemudian dokumen PKSO Kolaborasi Pengembangan SDM di Bidang Perencanaan, dalam rangka pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan Program MBKM, antara Kabiro SDM Kementerian PPN/Bappenas dan Dekan FEB, FISIP, FIA, FMIPA, FIB, FPIK, FAPET UB.

Dan terakhir dokumentasi PKSO Uji Coba Program Desa Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera (Desa Cemara) antara Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas dan Dekan FEB, FISIP, dan FT UB. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia