Rancang Bolometer, Arie Pangesti Aji Raih Doktor Ke-500 Fakultas Teknik UI
Arie Pangesti Aji, lulusan doktor ke-500 FTUI, merancang bolometer terkopel antena THz baru yang dapat meningkatkan kinerja pendeteksi gelombang THz. Desain baru ini merupakan hasil dari penelitiannya dan berpotensi untuk pengintegrasian dengan teknologi

JAKARTA – Selamat! Arie Pangesti Aji, sukses mempertahankan disertasinya dan lulus menjadi doktor ke-500 dari Fakultas Teknik UI (Universitas Indonesia). Arie meraih IPK 4.0 dengan rancangan bolometer terkopel antena THz baru.
Desain Arie ini merupakan hasil dari penelitiannya dan ditujukan untuk meningkatkan kinerja perangkat pendeteksi gelombang THz.
Arie merupakan mahasiswa program doktor double degree antara UI dan Shizuoka University, Jepang. Ia berhasil menyampaikan hasil penelitiannya dalam sidang promosi doktor yang menghasilkan desain baru bolometer terkopel antena THz.
Kebutuhan untuk meningkatkan kinerja perangkat pendeteksi gelombang THz memotivasi Arie untuk merancang desain baru bolometer terkopel antena THz. Rancangan ini dipublikasikan dalam disertasinya yang berjudul “Peningkatan Kinerja Bolometer Terkopel Antena di Frekuensi Terahertz Melalui Kombinasi Antena dan Heater dengan Resistansi Tinggi”.
Bolometer, menurut Arie, memiliki keunggulan dari segi harga yang ekonomis dan kemampuannya untuk beroperasi pada suhu ruangan. Desain baru bolometer yang dihasilkan terdiri dari antena berbahan emas dan komponen pemanas serta sensor suhu berbahan titanium dengan struktur menggantung di atas rongga udara pada substrat silikon dioksida.
FTUI, yang dibuka sejak tahun 2000, telah menghasilkan 500 doktor dari tujuh program studinya. Dekan FTUI, Prof Dr Heri Hermansyah, berharap penelitian ini dapat mengintegrasikan bolometer terkopel antena THz dengan teknologi lain. Seperti sistem pemrosesan sinyal, optika terahertz, atau platform komunikasi nirkabel.
Sidang promosi doktor Arie diadakan pada hari Senin, 05 Juni 2023 dan dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. Heri Hermansyah, dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Eko Tjipto Rahardjo, dan Ko-Promotor, Prof. Hiroshi Inokawa dan Dr. Ir. Catur Apriono. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

