Setelah Sebulan, Seluruh MMD UB Ditarik Kembali ke Malang
Setelah sebulan penuh mengikuti program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) di 1000 desa di Jawa Timur, 13.600 mahasiswa pesertanya ditarik kembali ke Malang. ...

MALANG – Setelah sebulan penuh mengikuti program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) di 1000 desa di Jawa Timur, 13.600 mahasiswa pesertanya ditarik kembali ke Malang. Penjemputan dari lokasi MMD ke Malang dilakukan secara bertahap sejak 1-5 Agustus 2023. Panitia menyediakan ratusan minibus berkapasitas 16 orang untuk menjemput mereka.
Ketua Divisi Transportasi MMD, Bayu Adi Kusuma, SP.,MBA.,MSi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu proses penarikan mahasiswa MMD kembali ke Malang.
"Alhamdulillah, kelompok MMD 593, Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi menjadi kelompok terakhir yang sampai di kampus pada proses penarikan mahasiswa MMD 1000 Desa tahun 2023. Terima kasih atas partisipasi, kontribusi, dan kerjasama semua pihak pada proses penarikan mahasiswa MMD. Sukses untuk MMD 2023," kata Bayu, Selasa (8/8/2023).
Dari keseluruhan 1000 kelompok yang dijemput, kelompok MMD-593 ini tiba paling akhir di kampus UB atau pada Sabtu, 5/8/2023 pukul 20.40 WIB. Mereka melakukan perjalanan dari Banyuwangi ke Malang selama 10 jam.
Kelompok MMD-593 yang terdiri 14 orang ini berkegiatan di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi selama sebulan sejak awal Juli 2023 dan didampingi dosen M Irawan Saputra, S.I.Kom., M.I.Kom (FISIP).
Koordinator Desa Amelia Salsabilah (FISIP 2021) sangat terkesan dengan program MMD yang dijalaninya. Di Bulusan, kelompok MMD-593 melakukan kegiatan antara lain penyuluhan penyakit kuku dan mulut, disertai pembagian disinfektan dari dinas kesehatan hewan setempat. Juga memberi pelatihan pembuatan silase pakan ternak kepada para peternak sapi, pelatihan eco printing, eco break, dan mengadakan lomba antar siswa SD menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78. Masyarakat di Bulusan memberi feedback yang sangat positif terhadap kegiatan MMD ini.
Bulusan merupakan daerah pesisir, sebagian warga berprofesi sebagai nelayan dan mengonsumsi ikan. "Maka proker kami adalah menggalakan warga gemar makan ikan. Kami berkunjung ke MI Syamsul Huda untuk memberitahukan pentingnya makan ikan dan kenapa harus menyukai ikan," kata Amel.
Mereka merasa senang, terharu dan bangga selama menjalani program MMD. "Kami dapat belajar banyak hal dari warga Bulusan. Belajar bagaimana hidup bersama dengan background berbeda selama sebulan penuh," ujarnya. (adv)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


