Pendidikan

176 Mahasiswa Unipas Morotai Wisuda, 4 Orang Masuk Lulusan Terbaik

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 14:31 | 66.63k
Program Wisuda Sarjana Angkatan ke-V Tahun Akademik 2023 terdapat sebanyak 176 orang Mahasiswa Unipas Morotai, Sabtu, 19 Agustus 2023. (Munces For TIMES Indonesia).
Program Wisuda Sarjana Angkatan ke-V Tahun Akademik 2023 terdapat sebanyak 176 orang Mahasiswa Unipas Morotai, Sabtu, 19 Agustus 2023. (Munces For TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, MOROTAI – Senat Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar sidang terbuka Program Wisuda Sarjana Angkatan ke-V Tahun Akademik 2023 terdapat sebanyak 176 orang. 176 orang mahasiswa yang diwisudakan itu, 4 orang mahasiswa masuk dengan lulusan terbaik (Cumlaude).

Sidang terbuka Program Wisuda Sarjana Unipas Morotai dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Dr Janjte E Lekatopessy serta Pj Bupati Morotai, M Umar Ali, berlangsung di Kawasan Wisata Religi, Gedung Islamic Center (GIC), Daruba, Ibukota Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (19/8/2023).

Advertisement

Dalam prosesi wisuda selain dinyanyikan mars Unipas dan diucapkan ikrar alumni Universitas Pasifik Morotai juga menyuguhkan orasi ilmiah yang disampaikan oleh salah satu Dosen Unipas, Dr Irawati Saban.

Rektor Unipas Morotai Irfan Hi Abd Rahman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan wisudawati Program Sarjana dalam Prosesi Wisuda Angkatan ke V Tahun Akademik 2022/2023 berjumlah 176 orang dan dari total wisudawan terdapat Mahasiswa dengan lulusan predikat Cumlaude.

"Mahasiswa lulusan cumlaude pertama, Muhammad Ridha, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sangat sempurna yaitu 4.00 Program Studi Teknik Informatika. Kedua Risnawati Hi. Abang IPK 3.93 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Ketiga Risnawati Luja, IPK 3.89, Program Studi Teknik Informatika, dan Ke-empat Tri Nursani Hi. Baide Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, IPK 3.86. Seluruh masa studinya 3,8 bulan," ungkapnya.

Ia mengatakan, gelar akademik yang disandang dari Universitas Pasifik Morotai sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang telah berhasil diraih. Sehingga dengan menyandang gelar tersebut kini mengemban tanggung jawab baru yang lebih tinggi dari sebelumnya, untuk dapat berkiprah dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan bangsa Indonesia, bahkan dunia. 

“Saya percaya bahwa menjalani dan menyelesaikan Studi Akademik tentu memiliki tantangan yang tidak mudah. ‚Äč‚ÄčNamun dengan kerja keras, ketabahan dan kesabaran serta dukungan moral dan doa dari keluarga dan kerabat, Saudara telah berhasil menghadapi tantangan tersebut,” tegasnya.

Bukan hanya itu, kata Irfan setelah lulus, mereka akan memasuki fase baru baik itu di lembaga pemerintah, non pemerintah, swasta dan lainnya. Dalam perjalanan karir tersebut, mereka dituntut untuk memberi kontribusi dan kompetensi yang telah diraih selama menempuh studi di Unipas Morotai.

Irfan mengutarakan, Unipas melalui Rencana Jangka Panjang (RJP) dan Rencana Strategis pada tahap pertama 2021-2025 mengamanatkan seluruh energinya menghadapi pada penerapan tujuan yaitu Unipas Berstandar Nasional 2021-2025 dan Terakreditasi Nasional minimal Baik dan alhamdulillah target tersebut telah berhasil diwujudkan saat ini Unipas telah terakreditasi Baik.

“Kurang lebih 2 tahun lagi fase tujuan pertama ini akan berakhir dan kita memasuki fase atau tahapan ke dua dengan tujuan “Unipas unggul dalam Iptek berbasis potensi lokal di Wilayah LLDIKTI XII Terakreditasi Baik sekali dan menjadi PTN 2025-2030”. Untuk memasuki tujuan kedua maka sisa periode pertama ini kita harus dapat menyiapkan segala bentuk kebutuhan-kebutuhan untuk menuju akreditasi baik sekali," tulisnya.

Menurut Rektor Unipas Irfan Hi Abdurahman, saat ini seluruh pembiayaan kuliah Mahasiswa di Unipas dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. Konsukensi pembiyaan tersebut juga berimplikasi terhadap peluang yang semakin besar bagi masyarakat Morotai untuk dapat memanfaatkannya.

Lanjut dikatakan, secara institusional dalam jangka pendek pembiayaan tersebut sangat membantu bagi tumbuh kembang institusi. Namun dalam jangka panjang yang berisiko terhadap keberlangsungan Unipas Morotai sendiri, terutama dalam menutupi biaya yang tidak di tangani oleh Pemda karena keterbatasan inflasi yang dialami saat ini. 

“Untuk itu kami mendorong Pemda Pulau Morotai untuk bersama-sama DPRD Morotai, pihak Yayasan dan Rektorat Unipas agar dapat memformulasi kembali mekanisme pembiayaan yang lebih fleksibel dan akuntabel,” pungkas Rektor Universitas Pasifik Morotai, Irfan Hi Abdurahman.(*).

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

Konten promosi pada widget ini bukan konten yang diproduksi oleh redaksi TIMES Indonesia. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES