Pendidikan

Tim PKM FBS Unesa Bekali Guru Teknik Wawancara Bahasa Asing

Senin, 02 Oktober 2023 - 23:11 | 111.59k
Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Dr. Miftachul Amri bersama para guru peserta pelatihan, Senin (2/10/2023).(Foto: Dok.Humas Unesa)
Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Dr. Miftachul Amri bersama para guru peserta pelatihan, Senin (2/10/2023).(Foto: Dok.Humas Unesa)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jepang dan Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Pelatihan Wawancara Bahasa Asing Guru Perempuan MGMP Bahasa Jepang dan Mandarin di Sidoarjo.

Acara ini digelar dengan dana non-APBN skema GESI LPPM Unesa. Tim dosen terdiri dari Dr Miftachul Amri, M.Pd., M.Ed dan Tiffany Qorie, S.S., M.TCSOL.

Advertisement

Kegiatan diinisiasi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Dr. Miftachul Amri, M.Pd., M.Ed.

Dr Miftachul Amri mengatakan, kegiatan merupakan keberlanjutan dari analisis kebutuhan guru bahasa Jepang dan Mandarin di Sidoarjo terhadap kemampuan wawancara bahasa asing bagi guru. 

Pada tanggal 26-27 Agustus 2023 telah dilakukan secara daring pemberian materi  berkaitan dengan tata cara wawancara, perilaku saat wawancara, dan juga pertanyaan-pertanyaan yang cenderung muncul saat wawancara dalam bahasa asing. 

Kemudian kegiatan dilanjutkan lagi secara daring pada 3 September 2023. Materi berkaitan cara menulis CV dalam bahasa asing.  

Setelah semua materi diberikan, selanjutnya dilakukan workshop wawancara secara luring terhadap para guru MGMP di Sidoarjo.

“Selama ini kami hanya mengajar dengan menggunakan pola dasar Bahasa Jepang, misalnya “….wa….desu” Atau “….ni….ga arimasu/imasu” untuk menunjukkan keberadaan benda hidup atau mati. Kemampuan wawancara atau praktik komunikasi masih sangat jarang digunakan," kata salah satu guru, Munika, S.Pd. dalam sebuah wawancara sebelum pelaksanaan workshop dimulai, Senin (2/10/2023).

Oleh karena itu dengan kegiatan PKM wawancara ini ia dapat membangkitkan kembali memori ketika kuliah untuk berbicara dalam Bahasa Jepang.

“Sebagai guru Bahasa Jepang, kami ingin sekali bisa dengan lancar berbicara Bahasa Jepang dalam konteks wawancara dan menulis CV dengan baik”, demikian yang ditambahkan oleh Diah Wahyuni, S.Pd., anggota MGMP Guru Bahasa Jepang Sidoarjo. 

Para guru yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan workshop yang diisi oleh narasumber yang ahli di bidang pembelajaran bahasa Jepang.

Ada Dr. Miftachul Amri, M.Pd., M.Ed. yang selain menjadi dosen di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FBS Unesa juga menjabat sebagai Koorprodi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS Unesa. 

Dr Amri menyampaikan materi tentang tata cara wawancara dan seluk beluknya, termasuk menjadi pewawancara kepada para guru MGMP tersebut. 

“Menurut Anda, apakah kemampuan melakukan wawancara penting untuk pembelajar bahasa asing? Dan mengapa demikian?," tanya Amri.

Jawaban para guru sepakat menyatakan sangat penting. Karena alasan mereka belajar bahasa asing tentu salah satunya adalah agar kemampuan berbicara itu dapat dipergunakan untuk membantu mencari pekerjaan. 

"Sebelum kita mendapatkan pekerjaan, tahapan awal yang harus kita lewati adalah tahapan wawancara kerja, sebelum dinyatakan diterima bekerja oleh pemilik atau perwakilan perusahaan yang kita tuju," jawab salah satu peserta.

Para guru sangat antusias dalam workshop. Kegiatan ini mendapat respon yang cukup baik dari para peserta. Bahkan peserta mengaku sangat ingin mengikutinya kembali dengan tema yang berbeda di tahun berikutnya. Itu terlihat dari reaksi, diskusi dan interaksi selama pelatihan berlangsung. 

“Semoga tahun depan ada lagi kegiatan PKM seperti ini," demikian harapan dari semua peserta pelatihan wawancara kali kini.

Sebagaimana diketahui, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dan Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Pelatihan Wawancara Bahasa Asing Guru Perempuan MGMP Bahasa Jepang dan Mandarin di Sidoarjo. Kegiatan merupakan keberlanjutan dari analisis kebutuhan guru bahasa Jepang dan Mandarin di Sidoarjo terhadap kemampuan wawancara bahasa asing bagi guru.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES