Pendidikan

Kreatif, Lomba Nadhom Aqidatul Awam Diiringi Alat Musik dari Peralatan Dapur

Kamis, 19 Oktober 2023 - 14:07 | 37.60k
Penampilan Lomba Kreasi Nadhom Aqidatul Awam tingkat sekolah dasar yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Pembimbing Pendidikan Diniyah (KKPPD) Kecamatan Jombang di SDN Kepatihan, Kamis (19/10/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Penampilan Lomba Kreasi Nadhom Aqidatul Awam tingkat sekolah dasar yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Pembimbing Pendidikan Diniyah (KKPPD) Kecamatan Jombang di SDN Kepatihan, Kamis (19/10/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Kreatif. Kata yang menggambarkan kreativitas siswa SD dalam mengikuti lomba kreasi nadhom Aqidatul Awam yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Pembimbing Pendidikan Diniyah (KKPPD) Kecematan Jombang di SDN Kepatihan, Kamis (19/10/2023).

Diketahui, Aqidatul Awam adalah salah satu nadhom kitab yang populer. Aqidatul Awam berarti "aqidah untuk orang-orang awam" yang mana kitab ini diperuntukkan bagi para umat Islam dalam mengenal ilmu tauhid lebih dalam. 

Kitab ini diciptakan oleh Syeikh Sayyid Ahmad Al Marzuqi Al Maliki Al Hasani. Bacaan Aqidatul Awam cukup populer dan sudah banyak diajarkan di berbagai pondok pesantren di Indonesia. 

Acara yang digelar untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober, sebanyak 46 lembaga SD beradu kreativitas menampilkan kreasi Nadhom Aqidatul Awam.

Kegiatan berlangsung semarak dan meriah. Sejak pagi, ratusan peserta sudah memadati lokasi. Mereka didampingi oleh masing-masing guru. Satu grup yang merupakan satu sekolah berjumlah 12 anak. Dari jumlah itu, ada yang didapuk sebagai vokal, ada pula yang didapuk memukul 'alat musik'.

Dalam lomba ini bisa dibilang cukup unik. Pasalnya alat musik yang digunakan bukan hadrah atau alat rebana seperti biasanya. Namun alat musik yang dipakai yakni menggunakan peralatan dapur. 

Mulai panci, kaleng, galon, botol, serta berbagai peralatan lainnya. Mereka naik ke atas panggung sesuai nomor undian. Di panggung itulah peserta beraksi. Suara vokal berpadu dengan musik dapur yang aduhai.

Sontak penampilan unik-unik dari peserta, membuat para penonton yang hadir dilokasi merasa terhibur. Tepuk tangan dari penonton menghiasi penampilan dari para peserta yang turun dari panggung.

Aswiyanto Guru Pembimbing Madin dari SDN Kaliwungu 1 mengaku telah mempersiapkan penampilan anak didiknya jauh-jauh hari. Kekompakan dalam melafalkan nadhom dan kreatifitas menjadi poin utama dalam latihannya.

“Latihan sejak dua minggu lalu. Karena tidak mudah juga untuk mengompakan anak-anak,” ujarnya.

Mereka menghadirkan berbagai jenis karya, mulai dari pembacaan nadhom dengan intonasi yang indah hingga pertunjukan perpaduan musik yang indah.

“Semoga dengan lomba ini anak-anak lebih semangat dalam menghafal dan mempelajari kitab kuning yang sudah menjadi ciri khas Jombang,” jelasnya

Ketua KKPPD Kecamatan Jombang, M Syamsul Ma'arif mengatakan lomba yang diselenggaran se-Kecamatan Jombang diikuti oleh 46 peserta tersebut akan diambil enam juara. Yakni, juara 1, 2, 3, serta juara harapan 1, 2 dan 3. Sedangkan untuk penilaiannya diambil dari kualitas vokal, keserasian musik, dan terakhir adalah adab. 

Untuk itu, dalam penjurian melibatkan empat pondok besar yang ada di Kabupaten Jombang yakni dari Pondok Pesantren Tebuireng, Darul Ulum Rejoso, Mambaul Ma’arif Denanyar, dan Bahrul Ulum Tambakberas.

“Ini acara perdana untuk menggelorakan semangat adik-adik tingkat SD agar membaca Nadhom Aqidatul Awam dalam bentuk dan lagu yang bervariasi," katanya.

Tema dalam kegiatan ini mengulik sejarah dan tradisi pesantren untuk dibawa ke ranah lembaga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di sekolah dasar.

“Semoga melalui lomba kreasi nadhom Aqidatul Awam ini, semangat belajar dan kecintaan terhadap nilai-nilai agama semakin tumbuh di kalangan siswa SD di Jombang. Selamat kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dan kreativitas,” harapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES