Pendidikan

Tiga Alumni Berbagi Wawasan di Seminar Ekonomi Kreatif Universitas Negeri Malang

Senin, 06 November 2023 - 20:19 | 19.79k
Tiga narasumber alumni UM yang sukses di bidang ekonomi kreatif dalam seminar nasional Expotive 2023 (FOTO: Tangkapan Layar)
Tiga narasumber alumni UM yang sukses di bidang ekonomi kreatif dalam seminar nasional Expotive 2023 (FOTO: Tangkapan Layar)

TIMESINDONESIA, MALANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan Seminar Nasional Ekonomi Kreatif di Graha Cakrawala, Senin (06/11/2023). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Expotive 2023 yang bertujuan untuk memperkenalkan kampus UM kepada masyarakat umum.

Seminar Nasional ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran narasumber luar biasa yang telah sukses di berbagai bidang ekonomi kreatif. Di antaranya, Bayu Eko Moektito (Bayu Skak) alumni Fakultas Sastra jurusan DKV, Gilang Widya Pramana (Juragan 99) alumni Fakultas Sastra Jurusan Sastra Indonesia, dan Mukti Ali alumni Jurusan Sejarah, pemilik Bus Mandala Putra dan Raja Travel Madura. Mereka adalah alumni UM yang telah memberikan kontribusi besar dalam industri kreatif.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa UM, melainkan juga siswa SMA/SMK se-Malang Raya dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 UM, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, menjelaskan bahwa Expotive 2023 adalah platform belajar untuk mengembangkan berbagai proyek, termasuk seminar dan pameran. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempromosikan almamater kepada siswa-siswi SMA.

"Selain untuk belajar mempromosikan almamater ke khalayak umum, BEM juga belajar bagaimana memediasi antara almamater dan alumni, makanya narasumber yang diundang cenderung merupakan alumni UM," ujar Prof. Ibrahim.

Keynote speaker dari acara ini adalah Dr. Miftah Farid, yang membahas pengembangan ekspor jasa dan produk kreatif.

Dalam presentasinya, Dr. Miftah mengemukakan dua poin penting terkait visi Indonesia Emas 2045, yaitu persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dan kebijakan hilirisasi industri. Dikatakan bahwa perkembangan ekspor non-migas melalui produk hilirisasi berdampak positif dalam transformasi struktur ekspor.

"Dengan adanya hilirisasi industri, kebutuhan akan SDM dengan keahlian khusus bahkan keahlian baru menjadi sangat besar, termasuk export entrepreneurs," ungkap Dr. Miftah Farid.

Harapannya, Expotive ini akan terus berlanjut pada periode-periode selanjutnya, bahkan bisa menghadirkan narasumber yang merupakan alumni UM yang memiliki potensi besar untuk memberikan pemahaman terkait ekonomi kreatif di Universitas Negeri Malang. Acara ini akan menjadi wahana inspirasi bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan di dunia ekonomi kreatif. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES