Pendidikan

ORDA Mahasiswa Trenggalek Tampilkan Tari Turonggo Yakso di EXPOTIVE UM 2023

Selasa, 07 November 2023 - 22:23 | 110.65k
Tampilan memukau Tarian Turonggo Yakso, Senin (6/11/2023) (FOTO: Dok Marita for TIMES Indonesia)
Tampilan memukau Tarian Turonggo Yakso, Senin (6/11/2023) (FOTO: Dok Marita for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Organisasi Daerah (ORDA) Mahasiswa Trenggalek Universitas Negeri Malang ikut bagian di acara EXPOTIVE 2023 yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Malang (BEM UM).

Para mahasiswa menampilkan tari khas Trenggalek, Turonggo Yakso yang berasal dari Trenggalek.

Turonggo Yakso, merupakan tari budaya yang kaya akan sejarah. Tarian ini telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Trenggalek. Untuk itu, ORDA Mahasiswa Trenggalek UM menghadirkannya di panggung Expotive 2023 dengan tujuan memperkenalkan keindahan tarian ini kepada masyarakat luar yang hadir dalam acara tersebut.

“Kami membawa Tari khas Trenggalek Turonggo Yakso agar mahasiswa dan masyarakat luar tau bahwa, Trenggalek memiliki kekayaan budaya yang unik dan memukau,” ujar Wildan Bisri, Ketua ORDA Mahasiswa Trenggalek UM.

Penampilan tari Turonggo Yakso oleh ORDA Mahasiswa Trenggalek UM dipentaskan dengan penuh semangat dan detail yang mengagumkan. Para penari memukau penonton dengan gerakan yang energik dan pakaian adat yang indah. Musik pengiring yang khas memperkuat suasana magis dari tarian ini.

Pementasan tari Turonggo Yakso dibawakan oleh 6 penari jaranan khas TuronggoYakso dan 1 Penari Barongan.

Dalam wawancara pasca-penampilan, Alfa Kurniawati Penampil tari Turonggo Yakso ORDA Mahasiswa Trenggalek UM, menjelaskan, Tarian Turonggo Yakso merupakan jenis tari jaranan yang memiliki ciri khas yang terletak pada bentuk kuda kepang yang digunakan.

Kuda kepang yang digunakan tersebut terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau dengan gambar kepala raksasa berambut lebat yang menggambarkan nafsu angkara. Tari ini secara spesifik berasal dari wilayah perbukitan Kabupaten Trenggalek, tepatnya di Kecamatan Dongko.

Konon Turonggo Yakso menggambarkan kemenangan warga setempat dalam mengusir mara bahaya yang menimpa Desanya (digambarkan sebagai raksasa). Kuda lumpingnya yang terlihat unik dengan gerak tari dan gendingnya sangat dinamis dan energik.

Tarian Turonggo Yakso bukan sekadar tarian, melainkan juga merupakan suatu simbol keberanian dan semangat masyarakat Trenggalek dalam menghadapi mara bahaya yang mengancam Desanya. Tarian ini menjadi salah satu wujud penghargaan terhadap budaya dan tradisi yang terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES