Deklarasi Anti Bullying, Cara SMPN 1 Borobudur Magelang Ciptakan Iklim Sekolah Aman
Maraknya aksi bullying atau perundungan yang terjadi di dunia pendidikan disikapi SMPN 1 Borobudur Magelang dengan mendeklarasikan anti bullying. ... ...

MAGELANG – Maraknya aksi bullying atau perundungan yang terjadi di dunia pendidikan disikapi SMPN 1 Borobudur Magelang dengan mendeklarasikan anti bullying.
Selain sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua orang, deklarasi itu juga merupakan bagian dari aktivitas akhir Profil Pelajar Pancasila (P5) siswa kelas 8.
Semua siswa dari kelas 7 sampai 9, beserta para guru, berkumpul di lapangan basket sekolah itu dan bersama-sama mengucapkan 10 poin isi deklarasi itu.

"Kemarin kami sudah mendeklarasikan anti perundungan, bahkan dari isi deklarasinya bukan hanya perundungan tetapi juga anti narkoba dan kekerasan seksual," terang Kepala SMPN 1 Borobudur Badrun Munir kepada TIMES Indonesia, Jumat (10/11/2023) usai upacara bendera memperingati hari Pahlawan 2023.
Dalam sambutannya sebelum memimpin pengucapan deklarasi anti perundungan, Badrun Munir mengatakan bahwa manusia yang paling baik di antara kita adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain.
"Kalau mengganggu, mencederai, membuat sedih, membuat takut orang lain berarti itu sebaliknya,' jelasnya.
Setelah pembacaan deklarasi, dilanjutkan dengan memberikan tanda tangan. Penandatanganan deklarasi ini sebagai simbol komitmen bersama untuk melawan bullying, kekerasan seksual dan narkoba.
"Kami berharap bahwa deklarasi ini dapat menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya bullying di sekolah serta hal-hal lain yang dapat menghilangkan rasa nyaman anak-anak kami saat berada di sekolah," tukas Kepala SMPN 1 Borobudur Badrun Munir. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


