Pendidikan

Dosen Psikologi Ubaya Jelaskan Karakteristik Cerdas Istimewa pada Anak Usia Dini

Kamis, 16 November 2023 - 20:32 | 31.94k
Dr. Evy Tjahjono, Psikolog menjadi narasumber di seminar Deteksi Dini Karakteristik Cerdas Istimewa pada Anak Usia Dini, Kamis (16/11/2023).(Foto: Dok.Humas Ubaya)
Dr. Evy Tjahjono, Psikolog menjadi narasumber di seminar Deteksi Dini Karakteristik Cerdas Istimewa pada Anak Usia Dini, Kamis (16/11/2023).(Foto: Dok.Humas Ubaya)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Anak cerdas istimewa (gifted children) seringkali mendapat label negatif karena memiliki karakter khusus yang berbeda dengan teman sebayanya. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya), Dr. Evy Tjahjono, Psikolog, menjelaskan ciri-ciri seorang anak memiliki karakteristik cerdas istimewa yang dapat dideteksi sejak dini.

Evy mengatakan, karakteristik anak cerdas istimewa dapat dilihat dari segi motorik, berpikir dan belajar, berbahasa, kreativitas, motivasional, serta emosional dan sosial.

Seorang anak yang lincah dan gemar mengeksplorasi lingkungannya secara fisik dan memiliki energi berlebihan dapat menjadi indikasi.

“Selain itu, gifted children juga mempunyai ingatan luar biasa dan kemampuan belajar yang sangat cepat daripada anak pada umumnya. Dari segi berbahasa, mereka sering menggunakan kalimat dan kosakata yang kompleks dan senang menciptakan sajak juga cerita,” jelasnya.

Anak cerdas istimewa juga menghasilkan banyak ide secara spontan. Mereka sangat menyukai tantangan dan banyak bertanya. Oleh karena itu, mereka memiliki daya tahan kerja tinggi untuk menghadapi tugas yang rumit, cepat mengenali masalah, dan terus berusaha berprestasi sebaik mungkin pada bidang yang diminati.

Selain itu, Dekan Fakultas Psikologi Ubaya itu juga menjelaskan karakteristik dari segi emosional dan sosial.

“Mereka suka merasa cemas karena berpikir terlalu panjang. Punya sensitivitas yang mendalam dan perasaan-perasaan frustasi apabila ada hal yang tidak sesuai ekspektasinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, gifted children cenderung bermain dengan orang yang lebih tua dan menjalin interaksi sosial pada usia lebih dini.

Untuk itu, Evy menyebut, diperlukan upaya penanganan dan pengarahan dari pendidik agar kebutuhan belajar anak cerdas istimewa bisa terpenuhi. Pengajar dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk melakukan eksplorasi serta melakukan asesmen sederhana untuk mendeteksi kecerdasan istimewa pada siswa.

Deteksi dini dan pemberian penanganan khusus yang sesuai kebutuhan dapat meningkatkan kemungkinan pencapaian prestasi yang unggul. Selain itu, juga mengurangi risiko terjadinya masalah belajar, perilaku, sosial dan emosional pada siswa cerdas istimewa. 

Berkaitan dengan hal tersebut, Fakultas Psikologi Ubaya menggelar seminar untuk guru pendidik usia dini dengan topik “Deteksi Dini Karakteristik Cerdas Istimewa pada Anak Usia Dini” pada Selasa (14/11/2023). Seminar ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan diikuti oleh ratusan guru dari sekolah PAUD dan TK (Taman Kanak-kanak) di Surabaya.(*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES