Pendidikan UIN Malang

Gebyar Bahasa 2023: Membangkitkan Semangat Berbahasa di UIN Maliki Malang

Minggu, 03 Desember 2023 - 22:26 | 61.40k
Finalis Duta Bahasa MSAA 2023, Minggu (3/12/23). (FOTO: Diva Finasty/TIMES Indonesia)
Finalis Duta Bahasa MSAA 2023, Minggu (3/12/23). (FOTO: Diva Finasty/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Penutupan Gebyar Bahasa MSAA 2023 berlangsung meriah di Lantai 5 Rektorat UIN Maliki Malang, Minggu (3/12/23). 

Gebyar Bahasa merupakan acara dari Divisi Bahasa yang ada di Pusat Ma’had Al-Jamiah Sunan Ampel Al-Aly (MSAA). Acara ini rutin diadakan setiap tahun, namun sempat vakum pada tahun 2019 akibat pandemi COVID-19. Tahun 2023 menjadi momentum penting karena gebyar bahasa kembali diselenggarakan setelah masa vakum tersebut.

Dalam rangkaian acara ini, terdapat berbagai lomba seperti Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK), Debat, Singing, Duta Bahasa, CLC (demo bahasa), serta Olimpiade bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Peserta dari perlombaan ini adalah mahasantri Pusat Ma’had Al-Jamiah yang mewakili mabnanya masing-masing. Perlombaan telah dilaksanakan sejak sebulan lalu, pertengahan November, setiap weekend.

Mengusung tema "Reinforcing Students Interest in English and Arabic Bilingualism," acara ini bertujuan untuk membangkitkan minat mahasiswa terhadap bilinguisme Bahasa Inggris dan Arab. Tema ini dipilih dengan harapan dapat memberikan penyegaran dan semangat baru terhadap pembelajaran bahasa.

Duta-Bahasa-MSAA-2.jpgPara pemenang lomba Gebyar Bahasa MSAA 2023, Minggu (3/12/23). (FOTO: Diva Finasty/ TIMES Indonesia)

Puncak acara ini adalah pengumuman pemenang lomba-lomba Grand Final Duta Bahasa. Duta Bahasa telah melalui seleksi dari perwakilan mabna, menghasilkan 8 finalis yang akan tampil pada Grand final Duta Bahasa MSAA 2023. Dari 8 finalis, akan dipilih 5 putra dan 5 putri terbaik, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan 3 terbaik, hingga akhirnya menentukan pemenang.

Para finalis akan berkompetisi dengan menampilkan kemampuan terbaik dalam berbicara dalam bahasa Arab dan Inggris, serta menampilkan catwalk. Pendukung dari masing-masing mabna tak kalah semangatnya memberikan dukungan kepada delegasinya. Suasana semakin tegang saat pengumuman pemenang.

Dalam Grand Final Duta Bahasa, pemenang kategori Putra diraih oleh Didi Hardi Sunjaya dari Mabna Ibnu Rusyd, sementara pemenang kategori Putri diraih oleh perwakilan Mabna Khadijah Al-Kubra, Bilkaffa ‘Aina Tazkiya.

Farroha, salah satu Murobbiah di Ma’had Sunan Ampel Al-Aly mengatakan bahwa, Gebyar Bahasa menjadi wujud dari upaya untuk membangkitkan bi’ah lughowiyah (lingkungan berbahasa) di Pusat Ma’had Al-Jamiah Sunan Ampel Al-Aly. Selain itu, acara ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar mahasantri terhadap bahasa Arab dan Inggris.

"Dengan menyelenggarakan berbagai lomba, diharapkan potensi mahasantri dalam bidang bahasa dapat tergali,” ucapnya.

Farroha berharap agar Gebyar Bahasa dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Semoga acara ini menjadi inspirasi bagi mahasantri dan membawa manfaat positif dalam mengembangkan potensi bahasa mereka serta mempererat rasa cinta terhadap Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES