Pendidikan

Hadirkan Prof Khundaru, UM Gelar Kuliah Strategi Menulis Artikel Ilmiah

Senin, 06 Mei 2024 - 13:11 | 19.39k
Prof. Dr. Kundharu Sadhono, M. Hum, memaparkan kuliah produktif di Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang. (FOTO: M Isnaini/TIMES Indonesia)
Prof. Dr. Kundharu Sadhono, M. Hum, memaparkan kuliah produktif di Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang. (FOTO: M Isnaini/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Departemen Sastra Indonesia (DSI) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kuliah produktf Strategi Menulis Artikel Ilmiah yang diselenggarakan pada Senin (6/5/2024) di Gedung Kuliah Bersama A20. Kuliah produktih kali ini menghadirkan pemakalah dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yakni Prof. Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum., C.Ed., CISHR.

Prof. Kundharu merupakan pegajar berlatarbelakang linguistik dan Bahasan Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UNS. Tercatat ia telah menghasilkan 37 artikel yang dimuat di jurnal bereputasi, Scopus 107 dokumen, dan  G. Scholar 560 dokumen,

Menariknya, profesor BIPA di UNS ini memiliki karya-karya buku Pengajaran BIPA berbasis nilai kearifan lokal, seperti buku berjudul Joglo Bahan Ajar bagi Penutur Asing Berbasis Budaya Jawa, Batik Surakarta, Nara Budaya, Yosuka, dan Jateng Gayeng.

Menurut Prof. Kundharu, metode ajar yang dekat dengan pemelajar itu tingkat  keberhasilannya lebih tinggi dan membuat materi lebih terfokus.

Tahun ini, Prof. Kundharu membuat materi BIPA berbasis kuliner. Buku-bukunya telah terbit dengan kajian pemanfaatan sajian kuliner sebagai stimulus belajar BIPA, seperti Tempe Mendoan, ES Cendol, Nasi Goreng, Lumpia, Gudeg, Pisang Goreng

“Kalau tentang makanan, pasti orang-orang itu jadi produktif bertanya,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Prof. Khundaru tercatat sebagai reviewer jurnal internasional, di antaranya Journal of Nationalism, Memory, and Language politics (Q3), Journal of Social Sciences and Humanities (Q2), Journal of Sociolinguistic Studies (Q2), SAGE Open (Q1), dan sejenisnya.

Berikutnya, memasuki pemaparan inti, Prof. Kundharu menjelaskan kenapa artikel sering ditolak. “Mahasiswa kalau mengirim jurnal kadang tidak sesuai scope, tidak sesuai template, kualitas terjemahan tidak bagus, kebaruan tidak terbaca, referensi kurang memadai, data yang masih kurang lengkap,” ungkapnya  

Kunci submit jurnal bereputasi, menurut Prof. Kundharu, adalah pahami setiap bagian artikel, seleksi jurnal tujuan (sitasi), pelajari artikel yang sudah terbit, hindari alasan umum ditolak, gunakan bahasa Inggris standard, selaraskan judul, tujuan, dan simpulan.

“Jadi sebelum kita kirim dan direview kita review sendiri terlebih dahulu," ucapnya.

Kebiasaaan lain, yang menurut Prof. Kundharu, menjadi penghambat tidak terbitnya artikel adalah artikel yang ditulis mahasiswa tidak sesuai template. “Itu adalah penyakit yang harus kita hilangkan soalnya bakal merepotkan redaksinya,” tambahnya.

Selain itu, yang harus dipahami adalah langkah-langkah menulis artikel, meliputi identifikasi topik, mencari jurnal, menentukan jurnal, menulis artikel dan mengirim.

Prof. Kundharu juga memberikan tips untuk penulisan artikel ilmiah agar tidak gampang ditolak oleh jurnal bereputasi. Berikut adalah tips-tips menulis artikel ilmiah yang baik.

Pertama, judul. Judul ditulis dengan singkat, padat, dan jelas; merepresentasikan isi artikel, ada kaitan dengan simpulan dan hipotesis.

Kedua, abstrak. Abstrak harus utuh berisi masalah yang diselesaikan, solusi metode, nilai kebaruan, dan hasil.

Ketiga, isi. Isi prinsipnya piramida terbalik, yang penting dulu sehingga kebaharuan bisa muncul.

Keempat, simpulan. Simpulan berisi temuan yang kita unggulkan, bukan ringkasan penelitian. Simpulan mampu menjawab rumusan masalah yang diajukan.

Sebagai penutup, Prof. Kundharu, memaparkan bahwa menulis yang baik itu perlu bersabar dan berlatih terus. Ditolak itu biasa, kata Prof. Kundharu, justru dari catatan penolakan itu harus kita buat belajar lagi untuk menulis artikel-artikel yang baik. Submit journal akan memberikan pengalaman. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES