Pendidikan

Pakar UGM Bagikan Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban

Kamis, 09 Mei 2024 - 09:18 | 20.18k
Ilustrasi daging kurban (FOTO: Humas Fapet UGM for TIMES Indonesia)
Ilustrasi daging kurban (FOTO: Humas Fapet UGM for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Idul Adha identik dengan daging kurban, baik itu daging sapi maupun kambing.  Namun demikian, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang  melakukan kesalahan dalam menyimpan dan mengolah daging kurban tersebut. 

Wakil Ketua Halal Center UGM, Ir Nanung Danar Dono, SPt MP PhD IPM ASEAN Eng, mengatakan daging kurban harus segera dimasak atau disimpan setelah lepas dari tubuh karena semakin lama dibiarkan akan semakin banyak mikroba hidup dan tumbuh di dalam daging tersebut.

“Jangan sampai mikroba tumbuh dalam daging sehingga segera masak atau simpan,” kata Nanung, Kamis (9/5/2024)

Nanung mengingatkan ketika menyimpan daging kurban kualitasnya harus tetap dijaga. Caranya jika kotor segera cuci dengan air bersih dan segera dimasak.

Kemudian jika kondisi daging masih bersih tidak perlu dicuci dan langsung bisa disimpan. Selain itu, saat menyimpan daging kurban diharapkan dipotong kecil-kecil terlebih dulu dan masukan dalam plastik bening ukuran 1 kg.

“Jangan langsung memasukan daging dalam freezer. Biarkan transit dulu dalam kulkas 12-24 jam terlebih dulu,” kata dosen Fakultas Peternakan UGM ini.

Teknik Thawing

Thawing adalah proses atau usaha mengembalikan keempukan daging yang telah beku. Lalu, bagaimana proses thawing dengan benar?

Berikut tipsnya:
1. Jangan memasak daging beku yang baru keluar dari freezer.
2. Biarkan daging tetap utuh di dalam plastik pembungkusnya.
3. Letakan daging di bawah air kran (pada suhu normal).
4. Jika sudah kembali empuk buka kantung, cuci bersih daging dan bilas beberaapa kali hingga daging benar-benar bersih.

Nanung juga mengingatkan agar masyarakat benar-benar jeli ketika memilih hewan kurban.

Selain memilih hewan kurban yang sehat masyarakat diimbau untuk tidak membeli hewan kurban yang dipelihara di tempat pembuangan sampah.

“Waspadai mengonsumsi limbah logam berat (dalam daging kurban),” paparnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES