Advertisement
Pendidikan

Mahasiswi Polije Ciptakan Aplikasi Si DOA, Antar Obat jadi Lebih Cepat

Satu lagi inovasi dan prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswi di Politeknik Negeri Jember (Polije), dimana kali ini menciptakan aplikasi Si DOA (Delivery Obat Anda) yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang. 

TIMES Indonesia,
Mahasiswi Polije Ciptakan Aplikasi Si DOA, Antar Obat jadi Lebih Cepat
Mahasiswi Polije menunjukkan Aplikasi Si DOA yang dapat diakses lewat Smartphone. (Foto: Humas Polije)
A-AA+

JEMBER Satu lagi inovasi dan prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswi di Politeknik Negeri Jember (Polije), dimana kali ini menciptakan aplikasi Si DOA (Delivery Obat Anda) yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang. 

Mahasiswi tersebut bernama Bella Kemalah yang merupakan Mahasiswi Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Polije.

Advertisement

Mahasiswa yang akrab di sapa Bella ini, menyebutkan bahwa Aplikasi yang ia ciptakan untuk mempermudah keluarga pasien untuk melakukan pengambilan obat.

"Jadi ini untuk membantu pasien atau keluarga pasien dalam pengambilan obat dan tidak perlu lagi antri lama-lama di rumah sakit," ujar Bella ke awak media usai menyerahkan aplikasi Si DOA ke Rumah Sakit Wijaya Kusuma di Polije, Senin (1/7/2024).

Keunggulan dari aplikasi Si DOA ini yaitu lebih mudah dan praktis, tidak perlu antri mengambil obat, mengurangi kerumunan, pasien dapat segera pulang setelah berobat dan terakhir dilengkapi dengan riwayat dan informasi obat. 

Aplikasi-Si-DOA.jpg

Menurut Bella, Si DOA ini merupakan inovasi atau program milik Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang dengan secara manual. 

Advertisement

Sehingga ia menawarkan ke rumah sakit untuk menjadikannya sistem informasi yang bisa dipakai secara mobile. 

"Karena sebelumnya di rumah sakit Lumajang itu ada inovasi atau program mereka namanya DOA (Delivery Obat Anda). Namun masih manual," ungkapnya. 

"Jadi kami menawarkan kepada rumah sakit untuk menjadikannya sistem informasi yang bisa dipakai secara mobile," tambahnya. 

Sehingga Bella berharap, bahwa rumah sakit dapat lagi mengembangkan aplikasi tersebut, dimana  dengan jarak atau jarak tempuh pengiriman lebih luas lagi. 

"Karena untuk sementara ini aplikasi kami hanya bisa pengiriman di sekitaran Kota Lumajang saja, kalau untuk jauh lagi kayak belum bisa," pungkas Bella. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia