Pendidikan

Ahli UGM Kembangkan Booster Cair dari Endapan Silika Panas Bumi, Ini Manfaatnya

Senin, 08 Juli 2024 - 14:52 | 8.90k
Para ahli UGM ketika di lahan pertanian di dataran tinggi Dieng (FOTO: Humas UGM for TIMES Indonesia)
Para ahli UGM ketika di lahan pertanian di dataran tinggi Dieng (FOTO: Humas UGM for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Pusat Penelitian Panas Bumi Fakultas Teknik UGM berhasil mengembangkan booster cair untuk meningkatkan kesuburan tanaman pertanian di Dataran Tinggi Dieng.

Pada penelitian ini, mereka menggunakan bahan baku endapan silika yang selama ini sebagai produk sampingan dari pembangkit listrik energi geothermal.

Para ahli dengan kepakaran masing-masing tediri dari ahli geologi panas bumi Pri Utami, ahli nano bioteknologi Ronny Martien, ahli teknik bioproses Wiratni, dan ahli konservasi tanah dan air Ngadisih bersama peneliti dari PT Geo Dipa Energi, Herdian.

Booster itu dinamai ‘Sulasih-Sulanjana’ seperti nama dewa dewi penyubur dan penjaga tanaman.

“Pemilihan nama tersebut mengakar pada kearifan lokal yang tersirat dalam tembang pengiring tari ‘Lengger’ yang mengisahkan mengenai upaya mengelola sumber daya dengan tetap menjaga kelestarian alam,” kata Ketua tim peneliti Pri Utami berapa waktu lalu.

Nah, selama ini lanjut Pri endapan silika dari pembangkit listrik energi geothermal dianggap limbah. Setelah diteliti, endapan silika dan unsur-unsur penyertanya bermanfaat bagi tanaman karena meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan terhadap serangan hama.

“Tim kami memproses silika dan unsur-unsur bermanfaat lainnya dengan teknologi nano-partikulat menjadi booster cair yang ramah lingkungan yang siap diaplikasikan pada perkebunan di Dieng,” ujarnya.

Produk booster itu sebelumnya telah diujicobakan pada demplot tanaman kentang di dusun Krajan, Desa Karangtengah, Batur, Banjarnegara dan berhasil memanen produk sesuai harapan pada 5 Juli 2024.

Dekan Fakultas Teknik UGM Selo dan Direktur Utama PT Geo Dipa Energi Yudistian Yunis mengapresiasi inovasi oleh tim peneliti, di mana pembuatan pupuk dan booster alami dari ‘limbah” panas bumi merupakan terobosan dalam pelestarian lingkungan.

“Ke depan, booster Sulasih-Sulanjana akan diaplikasikan pada berbagai tanaman hortikultura di dataran tinggi Dieng,” ucapnya

Dekan Fakultas Teknik, Selo dan Dirut PT Geo Dipa Energi Yudistian Yunis mengapresiasi inovasi oleh tim peneliti, di mana pembuatan pupuk dan booster alami dari ‘limbah’ panas bumi merupakan terobosan dalam pelestarian lingkungan. 

Ngadisih, salah satu anggota peneliti yang lain, mengatakan booster dari bahan silika ini diharapkan dapat membantu mengurangi secara signifikan penggunaan pupuk kandang yang menimbulkan bau busuk dan merusak mikrobiologi tanah, serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimiawi.

“Ke depan booster Sulasih-Sulanjana akan diaplikasikan pada berbagai tanaman hortikultura di dataran Tinggi Dieng,” papar Ngadisih ahli konservasi tanah dan air UGM. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES