Advertisement
Pendidikan

Tim Cakrawala UM Bertandang di Dua Kategori dalam Kontes Kapal Indonesia 2024

Ajang tahunan bergengsi, Kontes Kapal Indonesia 2024 (KKI 2024) resmi dibuka di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 24 Oktober 2024. ... ...

TIMES Indonesia,
Tim Cakrawala UM Bertandang di Dua Kategori dalam Kontes Kapal Indonesia 2024
Tim Cakrawala FT UM yang bertandang dalam KKI 2024 di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. (Foto: FT UM for TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Ajang tahunan bergengsi, Kontes Kapal Indonesia 2024 (KKI 2024) resmi dibuka di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 24 Oktober 2024.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemdikbud Ristek ini, diikuti oleh sekitar 58 Perguruan Tinggi yang ada Indonesia. Termasuk Tim Cakrawala dari Fakuktas Teknik Universitas Negeri Malang (Tim Cakrawala UM) yang tampil sebagai finalis.

Advertisement

Pada KKI 2024, Tim Cakrawala UM akan bersaing di dua kategori, yaitu Fuel Engine Remote Control (FERC) dan Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK). Dalam divisi FERC, tim ini memperkenalkan KCT Niwangga, kapal dengan kendali jarak jauh yang dirancang untuk mengutamakan kecepatan dan manuver.

Sedangkan dalam divisi IDK, mereka menghadirkan prototipe KCT Sagara, yang memiliki inovasi seperti optimasi sudut haluan, bulbous bow, dan sudut bilge keels guna mengurangi tahanan dan meningkatkan stabilitas kapal.

Acara pembukaan KKI 2024 berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Pusat Prestasi Nasional, Direktur PPNS, dan Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan dari Kementerian Perhubungan.

"KKI merupakan wadah yang dirancang oleh Pusat Prestasi Nasional untuk mengasah talenta mahasiswa di bidang teknologi maritim," ujar Dr. Maria Veronika Irene Herdjiono, M.Si., Kepala Pusat Prestasi Nasional.

Sementara itu, Direktur PPNS, Rachmad Tri Soelistijono, S.T., M.T., menambahkan bahwa KKI merupakan evolusi dari Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN), yang kini memiliki cakupan lebih luas untuk mendorong pengembangan teknologi perkapalan.

Advertisement

Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan, Suharto, A.TD., M.M., mengapresiasi KKI sebagai ajang yang mendukung visi Indonesia sebagai negara maritim.

“Sebanyak 62 persen dari wilayah Indonesia adalah kawasan perairan dengan pantai sepanjang 81.000 km dan luas kawasan perairan mencapai 6,32 juta km. Kementerian Perhubungan terus berkontribusi melalui jaringan trayek kapal perintis untuk melayani 492 pelabuhan,” jelas Suharto, yang berharap agar inovasi-inovasi dalam ajang KKI dapat mendukung kemajuan sektor perairan Indonesia.

Dengan KKI 2024, mahasiswa di seluruh Indonesia memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan rekayasa kapal mereka, mendukung tujuan bangsa dalam mewujudkan pengembangan teknologi maritim yang lebih luas dan terintegrasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia