Advertisement
Pendidikan

SMKN 1 Pacitan Dipercaya Jadi Tuan Rumah LKS SMK 2025 Bidang Cabinet Making

SMKN 1 Pacitan dipercaya menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kabupaten Pacitan Tahun 2025 untuk bidang Cabinet Making.

TIMES Indonesia,
SMKN 1 Pacitan Dipercaya Jadi Tuan Rumah LKS SMK 2025 Bidang Cabinet Making
Kasi SMK Cabdindik Pacitan, Suhendro saat meninjau pelaksanaan LKS SMK tingkat kabupaten bidang lomba Cabinet Making. (Foto: Wahyu for TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN SMKN 1 Pacitan dipercaya menjadi tuan rumah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kabupaten Pacitan Tahun 2025 untuk bidang Cabinet Making.

Kompetisi ini berlangsung pada 25–26 Februari 2025 di Workshop Kriya Kayu SMKN 1 Pacitan

Advertisement

Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta dan pendamping mengikuti Technical Meeting guna memahami aturan, mekanisme, serta alur pelaksanaan lomba secara rinci.

Ketua Pelaksana yang juga Wakil Manajemen SMKN 1 Pacitan, Anik Puji Hariani, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat para peserta serta dukungan penuh dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan dalam menyukseskan acara ini.

SMK-Cabdindik-Pacitan-b.jpg
Danys Gustyan Ristanto, peserta dari SMKN 1 Pacitan sedang melaksanakan lomba Pembuatan Kabinet dengan penuh ketelitian. (Foto: Wahyu for TIMES Indonesia)

"Tujuan dari ajang ini adalah menjaring kompetensi dan keahlian siswa hingga ke tingkat provinsi dan nasional. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah keterampilan sekaligus menjalin jejaring dengan sesama pelajar," ujar Anik.

Tahun ini, kompetisi Cabinet Making diikuti oleh empat SMK di Kabupaten Pacitan, di mana masing-masing sekolah mengirimkan satu peserta terbaik yang telah lolos seleksi internal.

Advertisement

Salah satu peserta dari SMKN 1 Pacitan, Danys Gustyan Ristanto, menyampaikan kesiapannya untuk bersaing.

"Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk menunjukkan kemampuan saya dalam membuat kabinet dan belajar dari peserta lain. Saya berharap bisa memberikan hasil terbaik," ungkapnya.

Penjurian Profesional dari Dunia Industri

Lomba ini dinilai oleh juri yang berasal dari industri mebel profesional, dengan sertifikasi sebagai Juri Provinsi dan Nasional. Mereka akan menilai berbagai aspek teknis dalam pembuatan kabinet, mulai dari kualitas sambungan, kerapatan, dimensi ukuran, hasil pengamplasan, hingga efisiensi waktu pengerjaan.

Tak hanya berkompetisi, peserta juga mendapatkan sesi pembekalan tentang standar industri terkini dan peluang karier di bidang woodworking. Seorang juri menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah edukasi bagi peserta.

SMK-Cabdindik-Pacitan-c.jpg
Pembukaan acara sekaligus technical meeting peserta LKS Bidang Lomba Cabinet Making. (Foto: Wahyu for TIMES Indonesia)

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi peserta agar lebih siap menghadapi industri kerja ke depan," ujarnya.

Tiga peserta terbaik dalam kompetisi ini akan mewakili Kabupaten Pacitan dalam LKS tingkat Provinsi Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada April 2025 di Kota Malang.

Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan, Suhendro, turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya acara ini. "Kami berharap dengan adanya kompetisi ini, lahir lebih banyak siswa berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.

LKS SMK 2025 bidang Cabinet Making di SMKN 1 Pacitan mendapatkan sambutan positif dari para peserta dan guru pendamping. Dengan dukungan dari berbagai pihak, ajang ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mencetak generasi muda yang terampil dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia