Advertisement
Pendidikan

FEB UKWK dan SMA Kristen Petra Malang Teken MoU Pendidikan

FEB UKWK Malang menandatangani MoU dengan SMA Kristen Petra Malang disertai workshop edutainment untuk memperkuat inovasi pembelajaran dan kolaborasi pendidikan.

TIMES Indonesia,
FEB UKWK dan SMA Kristen Petra Malang Teken MoU Pendidikan
Kepala SMA Kristen Petra Malang, Indrawati Kumalasari, S.TP., S,Pd., M.M.saat menerima MOU dari Dr. Lis Lestari, M.Si. Selaku Dekan FEB UKWK , Selasa (10/2/2026) .
A-AA+

MALANG Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik  Widya Karya Malang (FEB UKWK) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMA Kristen Petra Malang, Selasa (10/02/2026) di Aula YBPK Petra Malang.

Seusai penandatanganan MoU dilanjutkan dengan Workshop bertema “Edutainment sebagai Strategi Mengajar Guru Era Kiwari” yang disampaikan oleh Dr. Agustinus Indradi, M.Pd. selaku dosen dari Prodi Manajemen FEB UKWK.

Advertisement

Kepala SMA Kristen Petra Malang, Indrawati Kumalasari, S.TP., S.Pd., M.M., menyampaikan, setelah kerja sama tersebut ada banyak kegiatan yang bisa ditindaklanjuti, baik bagi para guru maupun para siswa.

Menurutnya, workshop edutainment menjadi momentum penyegaran bagi para tenaga pendidik di tengah dinamika perubahan sistem pendidikan.

SMA-Kristen-Petra-Malang-b.jpg

Ia menegaskan bahwa pembelajaran yang menggembirakan tidak sekadar membuat siswa tertawa, tetapi mampu menghadirkan metode penyampaian materi yang lebih efektif dan menarik.

“Dalam pembelajaran, yang paling menentukan adalah bagaimana cara menyampaikan materi, bukan sekadar apa yang disampaikan,” ujar Indrawati.

Advertisement

Pendekatan Edutainment Tekankan Cara Penyampaian

Dalam pemaparannya, Dr. Agustinus Indradi mengangkat teori komunikasi Albert Mehrabian yang menyebut bahwa pengaruh isi materi dalam komunikasi lisan hanya sekitar 7 persen, sementara vokal berkontribusi 38 persen, dan cara penyampaian mencapai 55 persen.

Ia juga menekankan bahwa filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara tidak hanya berhenti pada “Tut Wuri Handayani”, tetapi juga mengedepankan keteladanan melalui prinsip “Ing Ngarso Sung Tulodho”. Keteladanan guru dinilai menjadi faktor penting agar siswa lebih mudah mempercayai dan mengikuti proses pembelajaran.

“Kata-kata guru akan sulit diikuti oleh siswa apabila guru tersebut tidak memberi teladan terlebih dahulu. Siswa akan lebih mudah percaya dengan apa yang dikerjakan oleh gurunya daripada apa yang diucapkan oleh gurunya. Maka, keteladanan adalah hal yang penting dalam dunia pendidikan,” kata Agustinus.

Kerja Sama Buka Peluang Pengabdian dan Penelitian

Dekan FEB UKWK, Dr. Lis Lestari, M.Si., berharap penandatanganan MoU tersebut menjadi awal kolaborasi berkelanjutan. Ia menilai kerja sama dengan SMA Kristen Petra membuka peluang kegiatan lanjutan seperti pengabdian kepada masyarakat, penelitian, hingga program pembinaan bagi siswa.

SMA-Kristen-Petra-Malang-c.jpg

“Harapannya tentu kerja sama ini bisa memberi manfaat dan memberi dampak yang positif bagi kedua belah pihak.Semoga ke depan akan ada banyak lagi kegiatan dari FEB UKWK bagi siswa maupun guru di SMA Petra Malang ini,” ujarnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Slamet Mulyono
PenulisSlamet MulyonoMarketing Freelance di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia