FEB UB Gelar MED ke-16 di Transmart Malang, Mahasiswa Didorong Praktik Bisnis Nyata
FEB Universitas Brawijaya menggelar MED ke-16 di Transmart Malang untuk mendorong mahasiswa praktik bisnis nyata dan mengembangkan kewirausahaan berbasis sustainability.
MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) menyediakan laboratorium kewirausahaan bagi mahasiswa melalui kegiatan Management Entrepreneur Days (MED) ke-16 yang digelar di Transmart Malang.
Ketua Pelaksana MED, Abdurrahman Hakim, S.E., MBA, CPHR, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman bisnis secara riil kepada mahasiswa. Ia menegaskan bahwa praktik bisnis tidak cukup dilakukan secara teoritis, melainkan harus dijalankan langsung di lapangan.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk mental kewirausahaan mahasiswa.
“Bisnis itu tidak di atas kertas, tapi harus di lapangan. Mahasiswa kami fasilitasi sebagai wadah untuk menciptakan pengalaman, mereka akan terbentur dan terbentuk,” ujarnya di sela pembukaan kegiatan, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hampir satu bulan, mulai 4 hingga 31 Mei 2026, diikuti oleh 309 mahasiswa.

Terdapat 60 booth yang terdiri atas 42 booth mahasiswa serta sisanya diisi oleh pelaku UMKM dan organisasi non-pemerintah (NGO). Pada tiga hari terakhir, jumlah booth diperkirakan meningkat hingga lebih dari 80, dengan total keterlibatan mencapai hampir 500 orang.
Pelaksanaan kegiatan selama satu bulan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja mahasiswa. Setiap pekan, mahasiswa akan mendapatkan penilaian dari dosen pembimbing.
“Mahasiswa akan kami pantau, dan setiap minggu akan ada evaluasi dari dosen pembimbing,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk menjalankan bisnis secara kreatif dengan meminimalkan risiko modal.
Sebagian produk yang ditawarkan tidak seluruhnya merupakan hasil produksi sendiri, melainkan berbasis kemitraan, seperti usaha photobooth dan layanan lainnya.
Mengusung konsep sustainability, produk yang ditawarkan diarahkan untuk mendukung ekonomi hijau, antara lain melalui penggunaan bahan ramah lingkungan dan pengurangan plastik sekali pakai.
Selain sebagai ruang praktik, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan aktivitas di Transmart. Pihak penyelenggara menargetkan peningkatan pendapatan serta kunjungan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Departemen Manajemen FEB UB, Dr. Nanang Suryadi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan yang telah berlangsung selama 16 tahun ini perlu terus dipertahankan. Ia menekankan bahwa pembelajaran bisnis tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada dampak terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memikirkan keuntungan, tetapi juga kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa isu tersebut masih kerap dianggap sepele oleh masyarakat. Karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesejahteraan lingkungan.
Menutup sambutannya, Nanang berharap mahasiswa mampu menghadirkan ide-ide kreatif yang dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
“Saya harap mahasiswa dapat memiliki ide-ide brilian dan menawarkan sesuatu yang kreatif untuk menarik masyarakat berkunjung,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


