SDN 2 Widoro Pacitan Olah Hasil Hidroponik Jadi 'Masarijo'
SDN 2 Widoro Pacitan kembangkan hidroponik, hasil panen diolah jadi “Masarijo”. Program ini edukasi lingkungan dan pola hidup sehat bagi siswa sejak dini.

PACITAN – SDN 2 Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan mengembangkan program hidroponik sebagai bagian penguatan sekolah berbasis lingkungan. Hasil panen sayuran itu diolah siswa menjadi menu sehat bernama Masarijo.
Sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra–Michael D. Ruslim (YPA-MDR) tersebut memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam sayuran hidroponik. Kegiatan dilakukan rutin dua kali sepekan sebagai bagian kokurikuler sekaligus mendukung program Adiwiyata Nasional.
Kepala SDN 2 Widoro Dian Hendibuan mengatakan, program itu menjadi upaya membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.
“Kami terus mendorong kegiatan yang dapat membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa, salah satunya melalui hidroponik. Tujuannya agar tercipta lingkungan sekolah yang lebih hijau, nyaman, dan berbudaya lingkungan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Berbagai jenis sayuran seperti selada, sawi, dan kangkung ditanam siswa dengan sistem hidroponik di area sekolah.
Pembina Adiwiyata Heri Yuliatmoko menjelaskan, hasil panen kemudian diolah menjadi Masarijo, singkatan dari Masakan Sayur Hijau.

“Kami mengolah hasil hidroponik menjadi ‘Masarijo’. Ini dibuat langsung oleh siswa sebagai bentuk edukasi pola hidup sehat. Jadi mereka tahu prosesnya dari bibit hingga menjadi makanan siap saji,” jelasnya.
Menurut dia, inovasi itu memberi pemahaman utuh kepada siswa tentang proses pangan sehat.
Program tersebut mendapat respons positif dari siswa. Megian Firnas Rashida mengaku senang bisa belajar menanam sekaligus menikmati hasil panen.
“Saya senang sekali dengan program hidroponik ini. Selain bisa belajar cara menanam yang modern, saya juga bisa menikmati hasilnya bersama teman-teman,” katanya.
Melalui program itu, SDN 2 Widoro terus memperkuat budaya sekolah hijau sekaligus membangun kesadaran ekologis siswa lewat praktik langsung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


