Kemah Bakti 2026 Praja Tegak Smanta Blitar Implementasikan Tri Bina Tegak Dega
Sebanyak 437 siswa SMAN 1 Talun mengikuti Kemah Bakti 2026 di Desa Ngaringan, Blitar, dengan fokus pada pengabdian masyarakat dan kepedulian lingkungan.
BLITAR – Ratusan siswa SMAN 1 Talun turun ke Desa Ngaringan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dalam Kemah Bakti 2026 yang digelar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (1–3 Mei 2026). Kegiatan ini tidak sekadar perkemahan, tetapi menjadi ruang pembelajaran sosial bagi siswa untuk berinteraksi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Sebanyak 437 siswa kelas X mengikuti kegiatan ini, dengan pendampingan sekitar 100 panitia dari kelas XI. Warga Desa Ngaringan juga terlibat aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut.
Tujuan utama kegiatan adalah pelantikan Penegak Laksana. Siswa diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hal ini merupakan bentuk implementasi dari Tri Bina Tegak Dega.
Dinar Herindo Harya, panitia kegiatan, menjelaskan tujuan acara fokus pada pengabdian masyarakat. "Kami berharap Kemah Bakti 2026 menumbuhkan empati siswa," kata Dinar.

Kegiatan perkemahan ini melibatkan banyak pihak eksternal. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar hadir sebagai pemateri. Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar juga turut memberikan materi edukasi.
Rangkaian Agenda Kemah Bakti 2026
Hari pertama Kemah Bakti 2026 menerapkan konsep bebas plastik. Peserta mendirikan tenda di Lapangan Bintang pada pagi hari. Panitia kemudian menilai hasil karya peserta melalui lomba khusus.
Peserta menerima materi wawasan lingkungan dari dinas terkait. Sesi berikutnya adalah simulasi tanggap darurat oleh petugas pemadam kebakaran. Rangkaian materi siang ditutup dengan kegiatan bermain air bersama.
Siswa laki-laki melaksanakan ibadah salat Jumat pada siang hari. Agenda berlanjut dengan aksi penanaman pohon di sekitar lapangan. Peserta juga mengecat rumah warga serta fasilitas umum desa.
Sasaran pengecatan meliputi gedung Polindes dan pos keamanan lokal. Kepala SMA Negeri 1 Talun Edy Sasmito membuka acara. Upacara pembukaan resmi berlangsung pada hari Jumat malam.
Banyak pejabat daerah menghadiri upacara pembukaan perkemahan tersebut. Kepala Desa Ngaringan beserta Camat Gandusari tampak hadir. Malam pertama ditutup dengan penampilan musik dari bintang tamu.
Hari kedua Kemah Bakti 2026 diawali dengan senam massal. Tujuh ratus warga desa bergabung bersama siswa di lapangan. Peserta kemudian mengikuti kegiatan penjelajahan alam di sekitar desa.
Siswa mengikuti lomba memasak pada agenda siang hari. Mereka juga menggelar pameran karya seni bersama tim PKK. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas karya seni siswa.
Peserta mendonasikan buku bacaan kepada sekolah taman kanak-kanak. Anak-anak menerima materi pengenalan kepramukaan pada usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca generasi muda.
Pengabdian Masyarakat dan Penutupan
Sore harinya siswa melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan desa. Panitia membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Puteri Pelajar Jawa Timur Bening Setia Magani memberikan sosialisasi.
Malam kedua Kemah Bakti 2026 diisi kompetisi pentas seni. Upacara penutupan dilaksanakan setelah seluruh peserta selesai tampil. Wakil Kepala Sekolah M Rifki Abror bertindak sebagai pembina.

Prosesi pelantikan Penegak Laksana berjalan dengan sangat khidmat. Penyalaan api unggun menjadi simbol berakhirnya kegiatan malam. Bintang tamu lokal turut memeriahkan suasana malam terakhir.
Hari ketiga difokuskan pada kegiatan pembersihan area perkemahan. Seluruh tenda dibongkar oleh peserta pada waktu pagi hari. Panitia kemudian mengumumkan daftar pemenang berbagai kompetisi perkemahan.
Pemerintah desa menyambut baik inisiatif dari pihak sekolah. Aparat desa turut mengamankan lokasi selama perkemahan berlangsung. Kondisi keamanan lingkungan tetap terjaga hingga acara usai.
Seluruh logistik perkemahan dikelola secara mandiri oleh panitia. Distribusi konsumsi berjalan lancar sesuai jadwal setiap hari. Kebutuhan air bersih juga terpenuhi berkat bantuan warga.
Peserta didik mendapatkan pengalaman langsung terjun ke masyarakat. Interaksi bersama warga melatih kemampuan komunikasi sosial siswa. Hal ini berguna bagi perkembangan karakter para pelajar.
Penyerahan hadiah dilakukan langsung di area lapangan utama. Seluruh peserta membubarkan diri menuju rumah masing-masing. Rangkaian kegiatan berakhir dengan tertib pada penutupan Kemah Bakti 2026. (*)
Pewarta: Ardana Pramayoga
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

