Advertisement
Pendidikan

Siswi SMP di Pangandaran Ukir Prestasi Jaipong Tingkat Jabar, Siap Melaju ke Final

Meliani “Memey” Cahyaningrum, siswi SMPN 1 Pangandaran, juara 1 Pasanggiri Jaipong Jabar. Prestasi ini membawanya ke final provinsi, bukti bakat dan semangat melestarikan budaya.

TIMES Indonesia,
Siswi SMP di Pangandaran Ukir Prestasi Jaipong Tingkat Jabar, Siap Melaju ke Final
Memey sapaan akrab Meilani penari jaipong asal Pangandaran yang akan melaku ke babak final tingkat provinsi Jawa Barat. (FOTO : Istimewa)
A-AA+

PANGANDARAN Prestasi membanggakan ditorehkan pelajar asal Kabupaten Pangandaran dalam ajang seni tari tradisional tingkat Jawa Barat.

Meliani Cahyaningrum, siswi kelas 1 SMP Negeri 1 Pangandaran, berhasil meraih juara pertama dalam ajang Pasanggiri Jaipong Tunggal Mojang–Jajaka tingkat Jawa Barat.

Advertisement

Ajang yang digelar di Aula Widya Aryasatya, Desa Pananjung, Sabtu (2/5/2026), diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah, termasuk Pangandaran, Ciamis, dan Banjar.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Meliani atau yang akrab disapa Memey ini melaju ke tahap final tingkat provinsi bersama para juara lainnya.

Memey mengaku tidak menyangka bisa meraih posisi tertinggi, mengingat persaingan yang dihadapi cukup ketat.

"Saya sempat kalah dari beberapa peserta dilomba sebelumnya, jadi ini benar-benar diluar dugaan," ujarnya.

Ketertarikannya pada seni tari telah tumbuh sejak usia dini. Ia mulai menekuni tari tradisional sejak taman kanak-kanak dan kini telah mengoleksi berbagai penghargaan dari sejumlah kompetisi.

Advertisement

Dibalik capaian tersebut, peran sanggar turut menjadi faktor penting dalam pengembangan bakatnya. Pimpinan Sanggar Putra Rengganis Pangandaran, Iis Rahmini Juni Anita, menyampaikan rasa bangga atas prestasi anak didiknya.

Menurut Iis, meski dengan keterbatasan fasilitas latihan, para penari muda tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mengembangkan kemampuan dan melestarikan budaya daerah.

"Anak-anak ini punya potensi besar. Mereka tetap berlatih meski belum memiliki tempat yang tetap," katanya.

Ia berharap, prestasi yang diraih dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk lebih mendukung pengembangan seni dan budaya, khususnya bagi generasi muda di daerah wisata seperti Pangandaran.

Kedepan, Memey menargetkan hasil terbaik di tingkat provinsi dan berharap dukungan dari masyarakat agar dapat membawa nama daerah semakin dikenal melalui seni tari tradisional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Acep Rifki Padilah
PenulisAcep Rifki PadilahSarjana Pendidikan STAI KH. Badruzzaman (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya di Pangandaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia