Advertisement
Pendidikan

Perkuat Karakter Siswa, SDN 5 Nawangan Pacitan Konsisten Salat Dhuha hingga Ngaji Pagi

SDN 5 Nawangan Pacitan biasakan salat dhuha dan ngaji tiap pagi untuk membentuk karakter religius, disiplin, serta meningkatkan kesiapan belajar dan literasi Al-Qur’an siswa.

TIMES Indonesia,
Perkuat Karakter Siswa, SDN 5 Nawangan Pacitan Konsisten Salat Dhuha hingga Ngaji Pagi
Siswa SDN 5 Nawangan mengikuti kegiatan pembiasaan pagi berupa salat dhuha berjamaah dan ngaji bersama sebelum proses belajar mengajar dimulai di lingkungan sekolah. (Foto: Danang Catur Sudarmanto for TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN SDN 5 Nawangan Pacitan terus memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan salat dhuha berjamaah dan ngaji bersama sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. 

Program yang rutin digelar setiap pagi itu menjadi upaya sekolah membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan disiplin.

Advertisement

Kegiatan tersebut telah berjalan konsisten sejak tahun ajaran 2023/2024 dan kini menjadi budaya yang melekat di lingkungan sekolah. 

Setiap pagi, sebelum masuk kelas, para siswa terlebih dahulu mengikuti salat berjamaah yang dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an bersama.

Suasana religius pun terasa kental di halaman sekolah. Para siswa tampak tertib mengikuti rangkaian kegiatan yang dipandu para guru, menjadikan pagi hari sebagai momentum membangun kesiapan mental sebelum menerima pelajaran.

Kepala sekolah Danang Catur Sudarmanto menegaskan, pembentukan karakter tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui pembiasaan yang dilakukan terus-menerus.

“Karakter anak tidak tumbuh secara instan, melainkan melalui kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus. Kedisiplinan yang ditempa melalui ibadah pagi berdampak langsung pada performa siswa di kelas,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Advertisement

Menurutnya, siswa yang terbiasa memulai hari dengan disiplin dan ibadah cenderung lebih siap menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelajar.

Ia menilai kesiapan seorang anak dalam belajar sangat dipengaruhi kebiasaan yang dibangun sejak awal aktivitas di sekolah. Ketika mental mereka tertata sejak pagi, proses pembelajaran di kelas pun berjalan lebih kondusif.

Tak hanya menanamkan kedisiplinan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat literasi Al-Qur’an. Dalam sesi ngaji bersama, guru membimbing siswa memperbaiki bacaan sekaligus menghafal surat-surat pendek dalam juz amma.

Pendampingan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing siswa, sehingga mereka dapat belajar dengan nyaman tanpa tekanan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen SDN 5 Nawangan dalam memadukan pendidikan formal dengan penguatan karakter religius. 

Sekolah berharap kebiasaan sederhana yang ditanamkan setiap pagi mampu membentuk lulusan yang berintegritas, disiplin, dan memiliki fondasi iman kuat di tengah tantangan perkembangan zaman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia