Advertisement
Pendidikan

Borong 5 Trofi FLS3N, Tim Pantomim SDN 3 Tulakan Melaju ke Tingkat Kabupaten Pacitan

SDN 3 Tulakan Pacitan mencetak sejarah di FLS3N tingkat kecamatan dengan memborong lima trofi, termasuk juara 1 pantomim, dan kini bersiap melaju ke tingkat kabupaten.

TIMES Indonesia,
Borong 5 Trofi FLS3N, Tim Pantomim SDN 3 Tulakan Melaju ke Tingkat Kabupaten Pacitan
Tim pantomim SDN 3 Tulakan menunjukkan trofi juara 1 setelah tampil gemilang di Lapangan Bungur, Tulakan, Selasa (7/4/2026). (Foto: Tri Andayani for TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Prestasi membanggakan ditorehkan SDN 3 Tulakan Pacitan dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). Dari tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, sekolah ini sukses memborong lima trofi juara sekaligus.

Capaian tersebut menjadi sejarah baru bagi sekolah, lantaran untuk pertama kalinya mereka meraih prestasi sebanyak itu di ajang seni tingkat kecamatan.

Advertisement

Pencapaian tertinggi diraih dari cabang pantomim. Duet Revano Putra Akbar dan Putri Wulandari berhasil menyabet juara pertama sekaligus memastikan tiket mewakili Kecamatan Tulakan ke tingkat Kabupaten Pacitan.

Keberhasilan ini tak diraih secara instan. Persiapan menuju lomba dilakukan melalui latihan intensif bersama para guru pendamping.

Para siswa bahkan rela mengorbankan waktu istirahat demi mematangkan penampilan, mulai dari penguasaan teknik hingga penyempurnaan ekspresi di atas panggung.

Semangat disiplin dan kerja keras itulah yang menjadi kunci keberhasilan mereka menembus persaingan ketat di tingkat kecamatan.

Selain juara 1 pantomim, delegasi SDN 3 Tulakan juga menorehkan hasil membanggakan di sejumlah cabang lain.

Advertisement

Hanna Kusuma Dewi meraih juara 2 menyanyi solo. Arristo Putu Azzam Pratama menempati juara 5 mendongeng. Sementara tim tari yang diperkuat Reva Wilona, Afifa Fathiya Rahma, dan Dina Amelia Maharani meraih juara 7.

Adapun Faisal Khairy Rahman berhasil finis di posisi juara 9 cabang kriya.

Kepala SDN 3 Tulakan, Siti Rodhiyah, mengaku bangga atas pencapaian para siswa.

“Ini adalah momen bersejarah bagi kami. Baru kali ini SDN 3 Tulakan berhasil memborong lima piala sekaligus di FLS3N tingkat kecamatan. Saya sangat terharu melihat semangat anak-anak. Ini bukan sekadar tentang piala, tapi tentang keberanian mereka menunjukkan bakat di atas panggung,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi.

“Untuk cabang Pantomim, persiapkan diri sebaik mungkin, tetaplah rendah hati dan terus berlatih. Kami semua mendukung penuh agar kalian bisa membawa nama baik orang tua, sekolah dan Kecamatan Tulakan di level yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Guru pembimbing pantomim, Siti Fadhilah, menyebut prestasi ini sebagai hadiah istimewa bagi sekolah.

“Prestasi pertama yang masif ini adalah kado indah bagi sekolah. Pesan saya untuk anak-anak: nikmati kemenangan ini, tapi jangan terlena. Tantangan di tingkat kabupaten tentu akan jauh lebih berat,” katanya.

Saat ini, fokus utama sekolah adalah mempersiapkan tim pantomim menghadapi FLS3N tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Mei 2026.

Evaluasi penampilan terus dilakukan agar duet andalan mereka bisa tampil lebih maksimal.

Dengan modal semangat juang yang telah teruji di tingkat kecamatan, SDN 3 Tulakan kini menatap optimistis panggung kabupaten untuk kembali mencetak sejarah baru. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia