Advertisement
Pendidikan

Kreatif, Guru SDN Baleharjo Pacitan Sulap QR Code Jadi Media Belajar Interaktif

Melalui media kartu QR Code, siswa dapat mengakses materi pembelajaran, video edukasi hingga kuis interaktif hanya dengan memindai menggunakan perangkat gawai.

TIMES Indonesia,
Kreatif, Guru SDN Baleharjo Pacitan Sulap QR Code Jadi Media Belajar Interaktif
Guru SDN Baleharjo Pacitan, Kuncoro Adi Pangestu menunjukkan media pembelajaran berbasis QR Code, Selasa (12/5/2026) (Foto: Kuncoro for TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Inovasi pembelajaran berbasis digital mulai diterapkan di SDN Baleharjo, Kabupaten Pacitan.

Salah satu guru di sekolah tersebut mengembangkan media belajar menggunakan kartu barcode QR untuk meningkatkan interaksi siswa saat kegiatan belajar mengajar (KBM), Selasa (12/5/2026).

Advertisement

Inovasi itu dikembangkan oleh guru SDN Baleharjo, Kuncoro Adi Pangestu. Melalui media kartu QR Code, siswa dapat mengakses materi pembelajaran, video edukasi hingga kuis interaktif hanya dengan memindai menggunakan perangkat gawai.

Kepala SDN Baleharjo, Suranto, mengatakan penggunaan media digital tersebut menjadi salah satu upaya sekolah menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan teknologi.

“Inovasi ini membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Anak-anak terlihat lebih aktif saat mengikuti pelajaran di kelas,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Menurut Suranto, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran juga membantu mengurangi kejenuhan siswa terhadap metode belajar konvensional.

Ia menyebut inovasi tersebut lahir dari kreativitas guru muda yang memiliki latar belakang Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.

Advertisement

“Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan PPG bisa diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di sekolah,” katanya.

Sementara itu, penggunaan media QR Code dinilai mempermudah guru dalam menyampaikan materi secara lebih variatif dan fleksibel.

Melalui pemindaian kode, siswa dapat belajar secara mandiri sekaligus meningkatkan literasi digital sejak dini.

SDN Baleharjo berharap inovasi pembelajaran digital tersebut dapat terus dikembangkan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang adaptif dan sesuai kebutuhan generasi saat ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia