HMTA ITNY Tanam 160 Pohon di Kulon Progo, Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan
Kepedulian terhadap kelestarian alam terus digaungkan kalangan mahasiswa. Salah satunya dilakukan Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta atau HMTA ITNY yang menggelar aksi lingkungan bertajuk
YOGYAKARTA – Kepedulian terhadap kelestarian alam terus digaungkan kalangan mahasiswa. Salah satunya dilakukan Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta atau HMTA ITNY yang menggelar aksi lingkungan bertajuk “Care for Nature, Act for Future” di Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan yang diinisiasi Departemen Eksternal HMTA ITNY tersebut berlangsung di SMA Negeri 1 Sentolo serta kawasan Balai Budaya Kampung Tradisional, Kecamatan Tuksono, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan melalui edukasi sekaligus aksi penghijauan bersama masyarakat dan pelajar. Dalam kegiatan tersebut, HMTA ITNY menggelar sosialisasi lingkungan hingga penanaman ratusan pohon di sejumlah titik.
Sebanyak 30 pohon ditanam bersama para siswa SMA Negeri 1 Sentolo. Sementara itu, 130 pohon lainnya ditanam di kawasan Balai Budaya Kampung Tradisional bersama volunteer HMTA ITNY dan pihak kalurahan setempat.
Jenis pohon yang ditanam pun beragam, mulai dari munggur, sengon, sirsak hingga nangka. Pohon-pohon tersebut dipilih karena dinilai mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat sekitar di masa mendatang.
Kepala Departemen Eksternal HMTA ITNY, Hidehiko Florico, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda organisasi mahasiswa, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan lingkungan.

Menurutnya, menjaga kelestarian alam harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
“Kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Hidehiko Florico, Sabtu (15/5/2026).
Ia menambahkan, mahasiswa Teknik Pertambangan juga ingin menunjukkan bahwa dunia pertambangan tidak selalu identik dengan eksploitasi alam. Melalui kegiatan revegetasi dan penghijauan, mahasiswa ingin menghadirkan perspektif bahwa insan pertambangan juga memiliki komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Ketua HMTA ITNY, Audry Andi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak dalam membangun kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak yang terlibat,” ungkapnya.
Kegiatan “Care for Nature, Act for Future” mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan, aksi tersebut juga diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini kepada pelajar tentang pentingnya penghijauan dan pelestarian alam.
Melalui gerakan ini, HMTA ITNY berharap semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Penanaman pohon yang dilakukan bukan hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga investasi jangka panjang demi menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan di masa depan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


