Hari Terakhir Porseni 2026: Pacitan Paling Kuat, Terendah Sudimoro
Sedangkan bidang seni mencakup menyanyi solo, tari, mendongeng, pantomim, kriya, ilustrasi, musik tradisional, hingga menulis cerita.
PACITAN – Inilah hasil medali sementara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kabupaten Pacitan 2026.
Kecamatan Pacitan masih mendominasi perolehan medali ajang Porseni tingkat SD dan SMP hingga Rabu (20/5/2026) kemarin.
Kontingen Kecamatan Pacitan memimpin jauh dengan koleksi 20 medali emas, 16 perak, dan 13 perunggu. Raihan itu menempatkan Kecamatan Pacitan di posisi teratas klasemen sementara.
Di peringkat kedua, Kecamatan Ngadirojo mengumpulkan tujuh medali emas, lima perak, dan tujuh perunggu. Sementara Kecamatan Tegalombo berada di posisi ketiga dengan dua emas, lima perak, dan empat perunggu.
Persaingan juga berlangsung ketat di papan tengah. Kecamatan Kebonagung menempati posisi keempat dengan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Disusul Nawangan dan Bandar yang sama-sama meraih dua medali emas.
Kecamatan Punung berada di posisi ketujuh dengan satu emas, dua perak, dan tujuh perunggu. Arjosari menyusul di urutan kedelapan dengan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Sementara itu, Donorojo dan Pringkuku sama-sama mengoleksi satu emas. Sedangkan Tulakan dan Sudimoro masih memburu medali emas hingga pertandingan berlanjut.
Ajang Porseni Kabupaten Pacitan 2026 diikuti sekitar 2.300 atlet dan peserta dari 12 kecamatan untuk jenjang SD dan SMP. Kegiatan dibuka di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan, Senin (18/5/2026), ditandai defile kontingen serta pelepasan burung dara.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengatakan Porseni digelar sebagai ruang pengembangan bakat dan minat siswa di bidang olahraga maupun seni.
“Untuk memfasilitasi bakat minat anak-anak kita untuk jenjang SD dan SMP di bidang olahraga dan seni,” ujarnya.
Menurut Khemal, pelaksanaan tahun ini berbeda dibanding sebelumnya karena melibatkan kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pihak turut dilibatkan, mulai KONI, Disparbudpora, Karang Taruna, KNPI hingga PGRI.
“Semua bersatu padu berkolaborasi untuk mensukseskan Porseni tahun 2026,” katanya.
Porseni 2026 mempertandingkan dua kelompok utama, yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD dan SMP.
Cabang olahraga yang diperlombakan meliputi atletik, pencak silat, bulu tangkis, renang, bridge, catur, bola voli, hingga sepak bola tingkat SD. Sedangkan bidang seni mencakup menyanyi solo, tari, mendongeng, pantomim, kriya, ilustrasi, musik tradisional, hingga menulis cerita.
Khemal menambahkan, juara dari empat cabang olahraga, yakni atletik, renang, bulu tangkis, dan pencak silat akan dipersiapkan mewakili Pacitan ke tingkat provinsi pada September mendatang.
“Apabila nanti lolos maka ke tingkat nasional akhir tahun ini,” ujarnya.
Ia berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Prestasi adalah suatu hal yang membanggakan, tetapi persaudaraan antar atlet adalah hal yang utama, tetap junjung tinggi sportifitas,” pesannya.
Perolehan Medali Sementara Porseni Kabupaten Pacitan per 20 Mei 2026:
1. Pacitan: 20 emas, 16 perak, 13 perunggu
2. Ngadirojo: 7 emas, 5 perak, 7 perunggu
3. Tegalombo: 2 emas, 5 perak, 4 perunggu
4. Kebonagung: 2 emas, 3 perak, 1 perunggu
5. Nawangan: 2 emas, 1 perak, 0 perunggu
6. Bandar: 2 emas, 0 perak, 1 perunggu
7. Punung: 1 emas, 2 perak, 7 perunggu
8. Arjosari: 1 emas, 2 perak, 1 perunggu
9. Donorojo: 1 emas, 1 perak, 4 perunggu
10. Pringkuku: 1 emas, 0 perak, 4 perunggu
11. Tulakan: 0 emas, 3 perak, 0 perunggu
12. Sudimoro: 0 emas, 1 perak, 1 perunggu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


