Advertisement
Pendidikan

Penerapan Kurikulum Global Inspirasi Schools, Bangun Rasa Percaya Diri dan Memupuk Empati

Inspirasi Schools gelar “Discover Our Cambridge Programme” di Sidoarjo. Orang tua dan pendidik diskusi soal kurikulum global yang tetap relevan dengan budaya lokal. 310 sekolah di Indonesia terapkan Cambridge.

TIMES Indonesia,
Penerapan Kurikulum Global Inspirasi Schools, Bangun Rasa Percaya Diri dan Memupuk Empati
(kiri-kanan) Kepala Sekolah Inspirasi Schools Bibie Nariswari, Indri Savitri dari Inspirasi Group of Schools, dan Adri Prakoso, Country Manager Indonesia dari Cambridge International Education dalam Discover Our Cambridge Programme, Sabtu (23/5/2026)
A-AA+

SURABAYA Sekolah yang menyenangkan dan penuh semangat positif tentu membahagiakan tak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi para orang tua siswa. Apalagi jika sekolah tersebut menerapkan kurikulum global tanpa mengabaikan identitas lokal. Setiap murid bisa berkreasi, kritis, dan tetap membumi dalam lingkungan pendidikan. 

Mereka tak hanya diajarkan cara mengatasi malasah dan menemukan solusi, tetapi juga aksi memupuk empati. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan orang tua dinilai menjadi kunci penting dalam mendukung pertumbuhan serta perjalanan belajar anak sejak usia dini untuk menghadapi tantangan di masa depan. 

Advertisement

Semangat itu menjadi fokus dalam acara “Discover Our Cambridge Programme” yang digelar Inspirasi Schools, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan calon orang tua murid, orang tua murid, pendidik, hingga perwakilan lembaga pendidikan internasional dalam suasana interaktif.

Acara dikemas melalui sesi parent talk, diskusi panel, pertunjukan siswa, dan showcase pembelajaran di kelas.

Koordinator Akademik Inspirasi Group of Schools, Indri Savitri, menjelaskan, pendidikan internasional tidak seharusnya membuat anak jauh dari identitas lokal.

Menurutnya, penerapan kurikulum global perlu tetap relevan dengan budaya dan nilai masyarakat Indonesia.

Advertisement

“Melalui pendekatan Cambridge, kami ingin membangun siswa yang kompeten secara global, namun tetap memiliki karakter yang kuat, empati, dan pemahaman budaya,” kata Indri Savitri.

diskusi Discover Our Cambridge Programme 2

Sementara itu, Country Manager Indonesia Cambridge International Education, Adri Prakoso, mengatakan program Cambridge dirancang untuk membantu peserta didik membangun keterampilan yang dibutuhkan di dunia yang terus berkembang.

"Saat ini sudah ada 310 sekolah di Indonesia yang mengaplikasikan kurikulum Cambridge. Tetapi, sekolah yang bekerja sama menggunakan buku pembelajaran Cambridge lebih dari 1500 sekolah," ujarnya.

Program ini dirancang untuk membantu siswa menjadi percaya diri, bertanggung jawab, reflektif, inovatif, dan aktif terlibat.

"Lebih dari sekadar akademik, kami ingin siswa mengembangkan keterampilan dan pola pikir yang dibutuhkan untuk berkembang di dunia yang semakin global,” ujar Adri.

Kepala Sekolah Inspirasi Schools Bibie Nariswari, turut menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam proses pendidikan anak.

Ia menyebut setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda sehingga dukungan bersama menjadi hal yang penting.

“Melalui acara ini, kami berharap para orang tua dapat lebih memahami bagaimana Program Cambridge membantu anak-anak membangun rasa percaya diri, kemandirian, kemampuan komunikasi, serta fondasi yang kuat untuk masa depan mereka,” ujar Bibie Nariswari.

Selain sesi diskusi, para tamu juga disuguhkan pertunjukan siswa dan showcase pembelajaran di kelas.

Melalui kegiatan itu, orang tua dapat melihat secara langsung perkembangan rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan komunikasi siswa dalam proses belajar.

Acara tersebut juga menjadi ruang diskusi bagi orang tua dan sekolah dalam mempersiapkan anak menghadapi masa depan melalui pendidikan berwawasan internasional yang tetap terhubung dengan budaya dan nilai lokal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia