Rayakan Kelulusan dengan Aksi Hijau, Siswa SD di Bondowoso Bagikan Ribuan Bibit Pohon
Perayaan kelulusan siswa kelas VI di SD Negeri Selolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, tahun ini berlangsung berbeda.
Bondowoso – Perayaan kelulusan siswa kelas VI di SD Negeri Selolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, tahun ini berlangsung berbeda.
Alih-alih menggelar seremoni atau pesta perpisahan, sekolah tersebut memilih menandainya dengan gerakan penghijauan dan penguatan ketahanan pangan melalui pembagian ribuan bibit tanaman.
Program yang diberi nama Selolembu Eco Paradise itu menjadi bagian dari rasa syukur atas kelulusan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala SD Negeri Selolembu, Catur Mega Sofianto menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program pemerintah Indonesia Asri yang dipadukan dengan keberlanjutan Program Sekolah Tangguh Bencana (SEGANA) yang selama ini dijalankan sekolah.
“Selolembu Eco Paradise adalah bentuk implementasi dari program pemerintah yaitu Indonesia Asri yang juga merupakan keberlanjutan dari Program Sekolah Tangguh Bencana (SEGANA) yang telah kami laksanakan,” kata Catur saat membagikan bibit di Sekretariat PWI Bondowoso, Kamis (4/6/2026).
Dalam program tersebut, SDN Selolembu menyalurkan berbagai jenis bibit tanaman produktif maupun penghijauan. Total terdapat 1.000 bibit cabai, 1.000 bibit tomat, 10 pohon mangga, 30 pohon trembesi, 10 pohon markisa, 10 pohon sirsak, dan 10 pohon tabebuya yang didistribusikan ke sekitar 50 lokasi penerima.
Sasaran penyaluran meliputi seluruh sekolah di Kecamatan Curahdami, sejumlah kantor pemerintahan, Sekretariat PWI Bondowoso, hingga berbagai instansi lainnya.
Program tersebut juga akan diperluas dengan menyasar taman kanak-kanak (TK), sekolah menengah pertama (SMP), serta sejumlah lembaga dan instansi lain di wilayah Curahdami, termasuk BSBK SDA Wilayah Bondowoso.
Menurut Catur, kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol perayaan kelulusan, tetapi juga sarana menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada peserta didik dan masyarakat.
“Melalui program tersebut kami telah membagikan bibit pohon kepada sekolah sekitar yang sekaligus bentuk syukur atas kelulusan siswa kelas 6 tahun ajaran 2025/2026,” ujarnya.
Gerakan Selolembu Eco Paradise juga melibatkan kolaborasi dengan tiga instansi sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat penghijauan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Melalui pemanfaatan lahan yang ada, sekolah berharap bibit-bibit yang dibagikan dapat tumbuh menjadi tanaman produktif yang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Catur turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut, mulai dari Dinas Pendidikan Bondowoso, BPBD Bondowoso, Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso, Perum Perhutani KPH Bondowoso, hingga seluruh warga sekolah yang berpartisipasi. “Dari Selolembu untuk Bumi yang Lestari,” ucapnya.
Sementara Ketua PWI Bondowoso, Sincha Ari Pangestu mengapresiasi gerakan merawat alam yang ditanamkan sejak dini. Apalagi ini menjadi gerakan edukatif kepada masyarakat.
“Jadi tidak merayakannya dengan hura-hura, apalagi melakukan tindakan tidak etis di media sosial,” katanya di kantor PWI Bondowoso.
Ia berterima kasih kepada SDN Selolembu yang juga menjadi PWI Bondowoso sebagai penerima bibit pohon. “Nanti akan dibawa masing-masing anggota PWI untuk ditanam di pekarangan ruma,” paparnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


