Pemkab Malang Bakal Bangun SPAM untuk Sekolah Rakyat
Pemerintah Kabupaten Malang tengah menyiapkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat.
MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperluas akses air bersih di wilayah Malang Selatan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur.
Proyek yang didukung anggaran sekitar Rp12 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut tidak hanya akan melayani kebutuhan Sekolah Rakyat, tetapi juga masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, mengatakan saat ini proyek SPAM Srigonco masih dalam tahap proses lelang oleh pemerintah pusat. Nantinya, sumber air akan diambil dari wilayah Kecamatan Bantur dan didistribusikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus kebutuhan warga.
"Ada beberapa SPAM yang sekarang mulai kita rintis termasuk Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat itu ada di Srigonco. Itu juga nanti akan dilayani oleh Perumda Tirta Kanjuruhan dengan mengambil sumber yang ada di Bantur," ujar Syamsul Hadi.
Menurutnya, pembangunan SPAM tersebut memiliki kapasitas produksi air sebesar 20 liter per detik. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk melayani Sekolah Rakyat sekaligus memperluas cakupan pelayanan air bersih bagi masyarakat sekitar.
Syamsul menjelaskan, konsep pembangunan SPAM yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada satu objek pelayanan. Perumda Tirta Kanjuruhan berupaya agar setiap proyek infrastruktur air minum yang dibangun pemerintah juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
"Jadi misi kita membangun SPAM bukan untuk satu target saja, tetapi bagaimana kami bisa melayani masyarakat. Kami berkoordinasi dengan Kementerian PU bahwa potensi pembangunan untuk Sekolah Rakyat ini tidak hanya menangani kebutuhan sekolah, tetapi juga bisa melayani masyarakat di sekitarnya," katanya.
Melalui proyek tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan mampu menyediakan sekitar 2.000 sambungan rumah baru. Jumlah tersebut sudah termasuk kebutuhan layanan air bersih untuk Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Srigonco.
"Kalau potensi khusus Sekolah Rakyat itu, anggaran yang disiapkan oleh PU sekitar Rp12 miliar. Insya Allah pelanggan yang kami siapkan sekitar 2.000 sambungan rumah termasuk Sekolah Rakyat," ungkapnya.
Pembangunan SPAM Srigonco menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Malang untuk memperluas layanan air bersih di kawasan Malang Selatan yang selama ini masih membutuhkan penguatan infrastruktur dasar.
Meski demikian, Syamsul belum dapat memastikan kapan proyek tersebut akan selesai. Sebab, saat ini seluruh proses masih berada dalam tahapan lelang yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian PU.
"Ini masih dalam tahap lelang, sehingga kami belum bisa menentukan atau memastikan kapan selesai karena pelaksananya dari pemerintah pusat," jelasnya.
Apabila pembangunan berjalan sesuai rencana, keberadaan SPAM Srigonco tidak hanya mendukung operasional Sekolah Rakyat, tetapi juga menjadi solusi penyediaan air bersih bagi ribuan warga di wilayah Bantur dan sekitarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


