127 Siswa Papua Lulusan Program ADEM Jatim Kembali ke Kampung Halaman, Siap Bangun Daerah Asal
Dinas Pendidikan Jawa Timur melepas 127 siswa asal Papua lulusan Program ADEM 2026 untuk kembali ke daerah asal. Sejumlah siswa berhasil lolos PTN dan siap melanjutkan pendidikan tinggi.
SURABAYA – Dinas Pendidikan Jawa Timur melepas keberangkatan 127 siswa asal Papua kembali ke kampung halaman. Mereka telah menempuh pendidikan sekolah menengah atas di Jawa Timur selama tiga tahun terakhir melalui program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua.
Pelepasan diwarnai kibaran bendera Merah Putih penuh semangat, bersama kisah haru mengalir dari perwakilan siswa.
Salah satu siswa, Yazinta Kaipman dari SMAN 1 Kejayan, Kabupaten Pasuruan mengisahkan kesan selama menempuh pendidikan di Jatim. Awalnya ia merasa takut pergi jauh dari keluarga, namun kekhawatiran itu perlahan sirna berganti menjadi harapan baru.
"Saya sangat bersyukur bisa menjadi penerima beasiswa ADEM di Jawa Timur. Di Pasuruan, masyarakatnya sangat terbuka dan menerima kami dengan baik. Kami tidak pernah merasa sendirian karena selalu ada yang mendampingi dan membantu," kata Yazinta disambut tepuk tangan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), Imam Hidayat mewakili Pemerintah Provinsi Jatim mengatakan, program ini merupakan bentuk keikutsertaan Pemprov Jatim mendukung pembangunan yang mengusung prinsip no one left behind sebagaimana amanat konstitusi. Bahwa tidak boleh ada yang tertinggal dalam pembangunan.
"Kita tahu bahwa sarana dan prasarana di Papua membutuhkan banyak perhatian, tetapi bagaimana yang penting kemudian adalah kita bekerja sama untuk membangun negeri ini terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata Imam, Selasa (9/6/2026).

Program ADEM sendiri merupakan kebijakan Pemerintah Pusat dan Imam memastikan Jawa Timur siap menerima siswa dari berbagai daerah luar Jawa, dari Sabang sampai Merauke.
Sedangkan total jumlah lulusan 2026 siswa asal Papua yang mengikuti program ADEM di Jatim sebanyak 135 orang. Sementara beberapa siswa telah kembali untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Bahkan, 19 siswa dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Imam penuh kebanggaan berharap para siswa jebolan ADEM dapat menularkan ilmu dan wawasan kebangsaan ke lingkungan masing-masing.
Selama tiga tahun mereka tinggal bersama dengan siswa dari berbagai wilayah, maka secara otomatis memupuk jiwa nasionalisme dan persaudaraan dalam sanubari masing-masing. Ia juga mendorong siswa untuk terus berprestasi ketika melanjutkan ke perguruan tinggi.
Imam tak lupa memuji semangat dan keberanian anak-anak Papua untuk beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga ia optimistis mereka kelak menjadi pemimpin di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Dinas Pendidikan Jatim Murdianto menjelaskan perkembangan pelaksanaan program ADEM Papua di Jatim.
Hingga saat ini terdapat 440 siswa ADEM Papua yang tersebar di berbagai sekolah di Jatim. Terdiri dari 145 siswa kelas X, 160 siswa kelas IX, dan 135 siswa kelas XII yang sudah lulus pada 5 Mei 2026.
Dari jumlah ini, tujuh siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Sementara sembilan siswa diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sedangkan siswa lainnya melanjutkan ke universitas melalui program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).
"Dari 135 siswa yang lulus, sebanyak 127 siswa dipulangkan ke daerah asal dengan pendampingan 10 orang pembimbing. Delapan siswa lainnya sudah lebih dahulu kembali karena ikut proses rekruitmen TNI, Polri, maupun pendidikan kedinasan," ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


