Rampung Bulan Ini, Sekolah Rakyat Banyuwangi Berstandar Internasional Siap Tampung 1.000 Siswa
Sekolah Rakyat (SR) Banyuwangi yang dibangun pemerintah pusat bakal segera rampung.
BANYUWANGI – Sekolah Rakyat (SR) Banyuwangi yang dibangun pemerintah pusat bakal segera rampung. Proyek pendidikan berstandar internasional itu ditargetkan rampung pada bulan ini dan siap menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Saat ini progres pembangunan di lahan seluas tujuh hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, itu telah mencapai sekitar 75 persen.
Berbagai fasilitas utama, mulai gedung sekolah, asrama, hingga sarana penunjang lainnya, terus dikebut agar dapat segera digunakan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa proyek strategis di bidang pendidikan itu berjalan sesuai target dan diharapkan segera memberi manfaat bagi anak-anak Bumi Blambangan.
“Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan,” kata Ipuk, Selasa (9/6/2026).
SR Banyuwangi dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep kawasan pendidikan modern berstandar internasional.
Tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang representatif, sekolah ini juga dirancang sebagai lingkungan pendidikan terpadu yang mendukung proses belajar dan pembentukan karakter siswa.
Di dalam kawasan tersebut tersedia gedung sekolah dua lantai untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, dibangun pula asrama putra dan putri untuk masing-masing jenjang, rumah susun guru, gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur, hingga guest house.

Berbagai fasilitas pendukung lainnya juga turut melengkapi kawasan ini. Mulai dari kantin untuk setiap jenjang pendidikan, lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, greenhouse, rumpah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi pengolahan limbah dapur, area parkir kendaraan, hingga gerbang utama dan signage kawasan.
“Semoga segera bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak,” ujar Ipuk.
Sementara itu, Manajemen Konstruksi proyek SR Banyuwangi, Johansyah, mengungkapkan bahwa pengerjaan terus dipercepat agar seluruh bangunan dan fasilitas dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurut Johansyah, total kapasitas ruang belajar yang disiapkan mencapai 38 Rombongan Belajar (Rombel). Terdiri atas 18 Rombel untuk SD, sembilan Rombel SMP, dan sembilan Rombel SMA.
“Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang saat ini rata-rata progresnya antara 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai,” ungkapnya.
Sebelum kompleks utama di Muncar rampung sepenuhnya, operasional Sekolah Rakyat Banyuwangi sementara memanfaatkan dua lokasi, yakni Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar.
Jika seluruh pekerjaan selesai sesuai target, sekolah program unggulan Presiden Prabowo ini akan menjadi salah satu pusat pendidikan modern terbesar di daerah ini.
Kehadirannya diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi anak-anak, sekaligus memperkuat upaya pemerataan pendidikan di Banyuwangi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


